MURIANETWORK.COM -Seorang pria, SR (32), warga Kebonharjo, Tanjung Emas, Semarang Utara, ditemukan tewas gantung diri di kediamannya. Ditemukan secarik kertas bertuliskan penyesalan, frustasi, gara-gara judi online.
Surat penyesalan itu ditulis tangan, isinya, "Jumat, 15 jt ga ono omahe dipek wong. Sertifikat e tak gadeke (Jumat, rumahnya tidak ada Rp15 juta diambil orang. Sertifikat rumah saya gadaikan - red)."
Tim Inafis Polrestabes Semarang, dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (21/6), langsung datang di lokasi kejadian dan olah TKP. Jenazah korban gantung diri selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk diotopsi.
Kapolsek Semarang Utara, AKP Supriyanto, menjelaskan, pihaknya telah mengumpulkan bukti dan hasil keterangan sejumlah tetangga korban.
Analisa sementara, korban diduga meninggal murni karena bunuh diri, dan petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
Lebih lanjut dia mengingatkan agar masyarakat tidak terjerumus praktik judi online, karena hanya merugikan diri sendiri dan jadi beban keluarga.
"Jauhi judi online. Ekonomi keluarga bisa hancur, menang hanya sekali tetapi rugi berkali-kali. Cukup kali ini saja, semoga tidak ada kasus-kasus seperti itu lagi," harap Kapolsek.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Mentan Pastikan Stok Pangan di Wilayah Pascabencana Sumatera Aman Tiga Bulan ke Depan
Menag: 97% Rumah Ibadah dan 84% Madrasah di Daerah Banjir Sumatera Sudah Berfungsi Kembali
Persib Hadapi Misi Mustahil Balikkan Kekalahan 0-3 dari Ratchaburi di GBLA
Sandy Walsh Ingatkan Buriram United Tak Berpuas Diri Usai Lolos ke 16 Besar AFC Champions League Elite