Lulusan program Pemagangan Nasional kini dapat memperoleh Sertifikasi Kompetensi secara gratis dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Kementerian Ketenagakerjaan. Sertifikat ini menjadi pengakuan resmi atas kompetensi kerja yang telah dimiliki para peserta selama mengikuti program.
Pendaftaran untuk mengikuti sertifikasi ini dibuka mulai 8 Mei hingga 15 Mei 2026. Para lulusan yang berminat diminta segera mendaftarkan diri melalui kanal yang telah disediakan. Seluruh proses pendaftaran, skema yang tersedia, hingga lokasi pelaksanaan telah diatur secara terpusat oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Magang Hub. Calon peserta harus mengunjungi situs resmi tersebut, lalu memilih menu “Lihat selengkapnya” pada bagian informasi Sertifikasi Kompetensi di halaman utama. Selanjutnya, peserta dapat menentukan jadwal asesmen yang memuat rincian mengenai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), skema sertifikasi, tempat uji kompetensi, dan tanggal pelaksanaan.
Setelah memilih jadwal, peserta dapat langsung mendaftar dengan mengisi portofolio tambahan jika memilikinya, atau memilih opsi “Ya, Daftar” jika tidak memiliki portofolio tambahan. Proses verifikasi oleh pihak LSP akan dilakukan setelah pendaftaran. Peserta yang lolos verifikasi kemudian mengikuti asesmen kompetensi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Jika dinyatakan kompeten, sertifikat akan diterbitkan oleh LSP dan dapat diunduh dalam bentuk elektronik melalui laman Magang Hub.
Terdapat 15 skema sertifikasi yang dapat dipilih sesuai bidang dan pengalaman selama mengikuti program Pemagangan Nasional. Skema tersebut meliputi Pengelolaan Administrasi Perkantoran, Junior Secretary (Jenjang 3), Asisten Pengembang Web, Digital Marketing, Pembuatan Desain Grafis, Menyusun Laporan Keuangan Entitas Tunggal, Supervisor Sumber Daya Manusia, Pelayanan Pelanggan, Menyediakan Layanan Front Office, Operator Komputer, Digital Filing, Memproduksi Karya Audio Visual, Analis Data, Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta Penyusunan Laporan Keuangan untuk Pemula.
Pelaksanaan sertifikasi kompetensi dilakukan secara tatap muka di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang telah ditunjuk. Lokasi tersebut tersebar di berbagai daerah, antara lain BBPVP Bekasi, BBPVP Bandung, BBPVP Medan, BBPVP Serang, BBPVP Semarang, BBPVP Makassar, serta sejumlah BPVP di Banda Aceh, Padang, Surakarta, Samarinda, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Bandung Barat, Lombok Timur, Bantaeng, Sidoarjo, Banyuwangi, Belitung, dan Pangkajene dan Kepulauan.
Meskipun penempatan magang peserta sebelumnya berada di perusahaan atau instansi lain, proses sertifikasi kompetensi tetap dilaksanakan melalui LSP BBPVP atau BPVP. Adapun pelaksanaan asesmen berlangsung mulai 20 Mei hingga 20 Juni 2026. Peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat resmi dari BNSP sebagai bukti pengakuan kemampuan kerja sesuai bidang yang diikuti selama program pemagangan.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook
Hampir 200.000 Anak Terpapar Judi Online, 80.000 di Antaranya Masih di Bawah 10 Tahun
Menteri Pertanian Pastikan Cadangan Beras Cukup Hingga Maret 2027 Meski Hadapi Ancaman El Nino
SIAL Interfood 2026 Targetkan 700.000 Pengunjung Profesional dari 205 Negara