Gubernur Banten Beri Tenggat H-10, Perbaikan Tol Tangerang-Merak Dikejar Meski Terhambat Hujan

- Selasa, 10 Maret 2026 | 12:20 WIB
Gubernur Banten Beri Tenggat H-10, Perbaikan Tol Tangerang-Merak Dikejar Meski Terhambat Hujan

Menjelang arus mudik, keluhan masyarakat soal kondisi jalan di Tol Tangerang-Merak ramai terdengar. Gubernur Banten, Andra Soni, mengaku telah menerima masukan tersebut. Ia lantas menegaskan bahwa pihak pengelola tol sudah diberi target jelas: semua perbaikan harus tuntas sepuluh hari sebelum Lebaran.

"Saya dapat masukan beberapa keluhan dari masyarakat terkait dengan jalan tol," ucap Andra di Kota Serang, Selasa (10/3/2026).

"Nah, kami sudah komunikasikan dengan pihak pengelola jalan tol untuk targetnya H-10 harus bisa selesai."

Namun begitu, ada kendala yang tak terelakkan: cuaca. Andra mengakui, hujan deras dalam beberapa hari terakhir cukup menghambat pekerjaan. Proyek perbaikan pun terdampak.

"Kita melihat kondisi memang curah hujan masih tinggi," katanya.

"Itu sedikit banyak menghambat proses perbaikan. Tapi upaya-upaya perbaikannya tetap kita lakukan karena ini menjadi sebuah tanggung jawab."

Harapannya sederhana: cuaca mendukung. Dengan begitu, semua pekerjaan bisa rampung sesuai jadwal dan arus mudik nanti berjalan lancar, aman, serta nyaman bagi semua pemudik.

"Target H-10 perbaikan juga bisa berjalan sesuai rencana," tegasnya.

Perlu diingat, Lebaran tahun ini jatuh pada 21 Maret. Artinya, batas waktu H-10 itu adalah hari ini, Selasa 10 Maret. Waktunya memang mepet.

Sebelumnya, koordinasi intensif sudah dilakukan. Andra menyebut, tak lama sebelum Ramadan digelar rapat di Kementerian Perhubungan yang melibatkan semua pemangku kepentingan. Dalam pertemuan itu, semua sepakat menetapkan deadline H-10 untuk penyelesaian segala perbaikan.

"Sesuai dengan apa yang kita rakorkan bersama Kementerian Perhubungan," pungkas Andra, mengingatkan komitmen yang telah disepakati bersama.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar