Swedia Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026, Graham Potter Panggil Alexander Isak dan Viktor Gyokeres

- Rabu, 13 Mei 2026 | 11:45 WIB
Swedia Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026, Graham Potter Panggil Alexander Isak dan Viktor Gyokeres

Tim nasional Swedia resmi mengumumkan 26 pemain yang akan dipercaya untuk berlaga di Piala Dunia 2026 pada Juni mendatang di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Keputusan tersebut diumumkan melalui laman resmi federasi sepak bola Swedia pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan pelatih kepala Graham Potter memanggil sejumlah nama besar untuk mengarungi turnamen paling bergengsi di dunia itu.

Di sektor penjaga gawang, Swedia membawa tiga kiper, yakni Viktor Johansson, Kristoffer Nordleft, dan Jacob Widell Zettestorm. Sementara itu, lini belakang diperkuat oleh Hjalmar Ekdal, Gabriel Gudmundsson, Isak Hien, Emil Holm, Gustaf Lagerbielke, Victor Nilsson Lindelof, Eric Smith, Carl Starfelt, Elliott Stroud, dan Daniel Svensson. Mereka akan menjadi tembok pertahanan yang diharapkan mampu menjaga gawang Swedia dari gempuran lawan.

Pada posisi gelandang dan penyerang, Potter mempercayakan peran penting kepada Taha Ali, Yasin Ayari, Lucas Bergvall, Alexander Bernhardsson, Anthony Elanga, Viktor Gyokeres, Alexander Isak, Jesper Karlstrom, Gustaf Nilsson, Benjamin Nygren, Ken Sema, Mattias Svanberg, dan Besfort Zeneli. Kombinasi pemain muda dan berpengalaman ini diharapkan mampu menjadi motor serangan tim.

Keberhasilan Swedia kembali ke putaran final Piala Dunia diraih setelah menyingkirkan Polandia pada laga final play-off. Prestasi ini sekaligus mengobati kegagalan mereka pada edisi 2022, di mana Swedia absen setelah terakhir kali tampil di Piala Dunia 2018.

Pada Piala Dunia 2026, Swedia tergabung dalam Grup F bersama Belanda, Jepang, dan Tunisia. Tantangan berat sudah menanti, namun skuad asuhan Graham Potter optimistis mampu bersaing di panggung sepak bola tertinggi dunia.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar