Polisi Klarifikasi Viral Begal Pelajar di Grogol: Korban Ternyata Terlibat Tawuran

- Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB
Polisi Klarifikasi Viral Begal Pelajar di Grogol: Korban Ternyata Terlibat Tawuran

Viralnya kabar dugaan aksi begal terhadap seorang pelajar yang ditemukan terluka di Jalan Satria, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, akhirnya mendapat klarifikasi dari kepolisian. Polisi memastikan bahwa pemuda tersebut bukan korban begal, melainkan terlibat dalam aksi tawuran antar kelompok pelajar.

Kapolsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat, AKP Reza Aditya, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada 7 Mei lalu. Informasi yang beredar luas di media sosial menyebutkan adanya aksi begal, namun setelah dilakukan penyelidikan mendalam dan pemeriksaan terhadap saksi serta korban, fakta yang terungkap berbeda. “Kejadian ini ada konflik antara dua kelompok pelajar yang menyebabkan terjadinya penyerangan yang ada di Jalan Satria,” ujar Reza dalam keterangannya, Kamis (15/5/2026).

Awalnya, sekelompok pelajar berkumpul di sekitar Terminal dan Stasiun Grogol untuk sekadar nongkrong. Situasi berubah ketika kelompok lain muncul dan diduga hendak melakukan penyerangan. Melihat suasana yang memanas, kelompok pelajar tersebut berusaha melarikan diri. Namun, beberapa di antaranya tetap dikejar hingga akhirnya terjadi aksi penyerangan di kawasan Jalan Satria.

Akibat kejadian itu, seorang pelajar bernama Andika mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam jenis celurit. Ia sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sumber Waras. Reza memastikan kondisi korban saat ini sudah membaik, meskipun masih dalam masa pemulihan.

Salah satu pemicu munculnya narasi dugaan begal adalah hilangnya sepeda motor Honda ADV milik salah satu pelajar di lokasi kejadian. Namun, kendaraan tersebut akhirnya ditemukan di sebuah gang di wilayah Tambora, Jakarta Barat. “Kita juga sudah dapatkan barang bukti motornya yang waktu pada saat kejadian hilang,” kata Reza.

Polisi telah meminta keterangan dari para saksi, korban, dan pihak-pihak terkait. Reza menambahkan bahwa semua pihak yang terlibat sepakat untuk menyelesaikan perkara ini secara damai.

Di sisi lain, Reza mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya dan memperhatikan disiplin waktu. Ia juga mengajak seluruh warga turut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Grogol Petamburan. “Kalaupun memang mau nongkrong, silakan, tapi setidaknya lebih perhatikan disiplin waktu lagi. Hindarilah kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat,” pesannya.

Polsek Grogol Petamburan berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli serta memberikan himbauan sebagai bentuk tindakan preventif dan preemtif. Upaya ini dilakukan guna mencegah terjadinya tindak kriminal atau tindak pidana di wilayah hukum mereka.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar