Pengendara Motor di Depok Halangi Ambulans Jemput Pasien, Diduga Ancam dan Rusak Kendaraan

- Senin, 11 Mei 2026 | 08:55 WIB
Pengendara Motor di Depok Halangi Ambulans Jemput Pasien, Diduga Ancam dan Rusak Kendaraan

Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan ketegangan antara seorang pengendara sepeda motor dengan relawan ambulans di kawasan Sukmajaya, Depok. Peristiwa itu dipicu oleh aksi pengendara motor yang dianggap menghalangi laju ambulans yang sedang dalam perjalanan menjemput pasien. Dalam rekaman tersebut, terlihat keduanya terlibat adu mulut di Jalan Moch Nail, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Minggu (10/5) sekitar pukul 11.18 WIB.

Pengendara motor tampak emosional dan ngotot saat berdebat dengan relawan. Ia menuding tim ambulans tidak mengikuti prosedur yang benar. “Kalau kau mau jemput jangan di depan situ, harus ada dulu orangnya, kau tahu aturan?” ucapnya dalam video. Tak hanya itu, ia juga sempat menendang bodi ambulans dan mengancam orang yang merekam kejadian. “Kau videokan aku, kena kau,” katanya dengan nada tinggi.

Di sisi lain, pihak Yayasan AlBaari Foundation, yang menaungi relawan ambulans tersebut, memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resmi mereka. Menurut keterangan yang dikutip pada Senin (11/5/2026), insiden bermula saat tim hendak menjemput pasien dan melintasi jalan lingkungan yang sempit. Relawan hanya menyalakan lampu jumper tanpa sirene agar tidak mengganggu warga sekitar.

“Namun, ada seorang bapak yang tidak terima lalu memarahi tim kami. Kami sudah menjelaskan bahwa sedang menuju penjemputan pasien, bahkan mengajak beliau ikut agar bisa memastikan langsung,” demikian pernyataan dari pihak yayasan.

Ketegangan kembali memuncak ketika di tengah perjalanan, pengendara motor tersebut memotong laju ambulans dan kembali menghalangi. Relawan melaporkan bahwa selain menghalangi, pengendara itu juga diduga melakukan pengancaman dan perusakan. Dalam potongan video lain yang beredar, terlihat relawan akhirnya berhasil menjemput pasien dan membawanya ke rumah sakit.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags