Lebih dari 21 ribu kendaraan tercatat melintasi Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada siang hari pertama libur panjang akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus. Angka itu menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 21 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas pada akhir pekan biasa.
Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, menyatakan bahwa jumlah tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang melintas baik dari arah naik maupun turun. “Pada siang ini sudah melintas 21 ribu kendaraan yang berasal dari arah Tol Ciawi menuju ke Puncak. Meningkat 21% dibandingkan dengan weekend biasa,” ujarnya, Kamis (14/6/2026).
Menghadapi lonjakan volume kendaraan, pihak kepolisian tengah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way dari kawasan Puncak menuju Jakarta. Sebelumnya, sistem serupa telah diberlakukan sejak pukul 07.30 WIB dari arah Jakarta menuju Puncak.
“Saat ini kami melaksanakan persiapan one way arah ke bawah dari jalur Puncak menuju ke Jakarta,” jelas Afif. Selama pemberlakuan sistem satu arah tersebut, kendaraan roda empat atau lebih yang hendak menuju Puncak akan dialihkan atau dihentikan sementara. Namun, kendaraan roda dua masih diizinkan melintas.
Afif memperkirakan sistem one way dari Puncak ke Jakarta akan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB, atau bisa lebih cepat tergantung pada kondisi arus lalu lintas dari arah Puncak. “Diperkirakan kemungkinan sampai pukul 17.00 WIB atau bisa lebih cepat mempertimbangkan arus dari arah Puncak ke Jakarta,” bebernya.
Sementara itu, sejumlah titik hambatan terpantau di kawasan Puncak, antara lain Pasar Cisarua, Simpang Megamendung, dan Simpang Pasir Muncang. Untuk mengantisipasi kemacetan, Satlantas Polres Bogor telah menerjunkan 120 personel yang tersebar dari Simpang Gadog hingga perbatasan Cianjur. “Untuk itu Satlantas Polres Bogor beserta personel sejumlah 120 telah tersebar dari simpang Gadog sampai perbatasan Cianjur,” pungkas Afif.
Artikel Terkait
Didik Rachbini: Safari Politik Jokowi Beban Baru bagi Ekonomi Nasional
Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Utama Rusia, Dua Orang Tewas
Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Dinilai Perlu Segera Dibenahi
Tim SAR Evakuasi Wanita dan Bayi dari Reruntuhan Gempa Venezuela