MURIANETWORK.COM Kabar baik datang dari Palopo. Seorang warga yang sempat dilaporkan hilang di hutan Kelurahan Battang Barat akhirnya ditemukan. Dan syukurlah, ia dalam keadaan selamat.
Nama korban adalah Indo Rampa, seorang perempuan berusia 51 tahun. Tim SAR Gabungan menemukannya pada Senin pagi, 27 April 2026. Lokasinya? Di area perkebunan, cukup jauh dari pemukiman.
Waktu menunjukkan pukul 09.00 WITA saat tim rescue tiba di lokasi. Kondisi fisiknya lemas, tapi untungnya masih sadar. Setelah memastikan identitasnya, mereka langsung bergerak cepat melakukan evakuasi.
“Alhamdulillah, korban atas nama Ibu Indo Rampa telah berhasil ditemukan oleh tim gabungan pada pukul 09.00 WITA. Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan selamat, namun cukup lemas,” ujar Muh Arif Anwar SSos MM, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar.
Begitu tiba di titik evakuasi, korban langsung dilarikan ke RS Palammai Tandi. Tujuannya jelas: observasi medis, biar kondisi kesehatannya kembali stabil. Arif Anwar menambahkan, “Setibanya di titik evakuasi, korban segera dilarikan ke RS Palammai untuk dilakukan observasi medis guna memastikan kondisi kesehatannya kembali stabil.”
Operasi pencarian ini bukan kerja satu-dua orang. Banyak pihak turun tangan. Ada Basarnas, BPBD Kota Palopo, Damkar, Babinsa, bahkan warga sekitar. Semua bergerak bersama. Sinergi semacam ini, menurut mereka, jadi kunci utama. Medan hutan memang cukup menantang, tapi koordinasi yang solid membuat semuanya berjalan.
Peralatan yang dipakai juga disesuaikan dengan kondisi lapangan. Bukan asal bawa barang, tapi dipikirkan matang-matang biar operasi optimal. Mulai dari alat navigasi sampai perlengkapan evakuasi darurat, semuanya diperhitungkan.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Tidak ada lagi yang dicari, semua lega.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari instansi pemerintah hingga masyarakat setempat yang telah bahu-membahu dalam proses pencarian ini,” tutup Arif Anwar. (mna)
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Terhadap 53 Anak di Daycare Little Aresha
Mantan Direktur Gas Pertamina Sebut Kasus Korupsi LNG Rekayasa, Soroti Cacat Logika Jaksa
Muhammad Qodari Resmi Jadi Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan, Akui Beban Kerja Makin Berat
KPK Periksa Pengusaha Rokok Terkait Suap Impor di Bea Cukai