Kondisi di Selat Hormuz saat ini memang sedang tidak biasa. Bahkan, bisa dibilang cukup tegang. Hal itu diakui sendiri oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, ketika berbicara di Kampus Paramadina, Jakarta Timur, akhir pekan lalu.
Menurutnya, situasi di sana punya tingkat kesensitifan yang mirip dengan masa perang. "Terkait dengan Teluk Persia dan Selat Hormuz saat ini tidak dalam kondisi biasa," ujar Boroujerdi, Sabtu (11/4/2026).
"Sebagaimana kita ketahui saat ini yang terjadi di sana memiliki kesensitivitasan saat masa perang."
Karena alasan itulah, protokol keamanan yang diterapkan oleh tentara Iran di selat strategis itu menjadi sangat ketat. Boroujerdi menegaskan, semua kapal yang hendak melintas wajib mengikuti aturan main yang ada.
"Dan pada masa perang ini tentunya juga ada beberapa protokol yang harus dilalui terkait lewatnya kapal-kapal dari Selat Hormuz," katanya.
"Di antaranya adalah bernegosiasi dengan pihak yang terkait, pihak penjaga keamanan dari Republik Islam Iran, yang semuanya harus melalui protokol tersebut."
Artikel Terkait
Transaksi Mata Uang Lokal Indonesia Tembus USD8,45 Miliar di Awal 2026
KAI Siap Dukung Transisi ke B50, Semua Lokomotif Sudah Terbiasa B40
TNI AL Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan AS, Kirim Kadet ke US Coast Guard
ATR/BPN Terapkan WFH untuk ASN, Jamin Layanan Pertanahan Tetap Optimal