Targetnya cukup ambisius. Untuk tahap awal, Pramono memperkirakan akan ada sekitar 100 mahasiswa yang dikirim. Dan dalam kuota itu, ia berjanji akan mengalokasikan tempat bagi anak-anak Betawi.
“Bagaimanapun, sebagai pemerintah daerah dan UU sudah mengatur, tentunya kita harus memberikan kesempatan untuk anak-anak Betawi bisa sekolah di luar,” paparnya.
Di balik semua ini, ada harapan besar yang ia sematkan. Pramono tak sekadar ingin melihat anak Betawi jadi sarjana. Ia punya visi yang lebih jauh.
“Saya ingin anak Betawi menjadi Husni Thamrin baru untuk membangun Jakarta di kemudian hari,” kata Pramono lagi.
Figur MH Thamrin, pahlawan nasional kelahiran Betawi, jelas jadi inspirasinya. Pramono membayangkan, dari beasiswa ini nantinya akan lahir generasi baru yang bisa memberi kontribusi nyata, mengikuti jejak Thamrin dalam membangun Ibu Kota.
Rencananya sudah digulirkan. Tinggal menunggu realisasi di lapangan.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Tulungagung dalam OTT, Sita Uang Rp335 Juta dan Sepatu Mewah Rp129 Juta
Bupati Tulungagung Ditahan KPK Diduga Paksa ASN Setor Rp5 Miliar
Pemerintah AS dan The Fed Peringatkan Bank Soal Ancaman AI Mythos
Eksel Runtukahu Cetak Dua Gol, Soroti Peluang ke Timnas Indonesia