Pemerintah AS dan The Fed Peringatkan Bank Soal Ancaman AI Mythos

- Minggu, 12 April 2026 | 06:20 WIB
Pemerintah AS dan The Fed Peringatkan Bank Soal Ancaman AI Mythos

Pertemuan darurat digelar di Washington pada Selasa lalu. Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Ketua The Fed Jerome Powell memanggil para pimpinan puncak industri perbankan. Agenda utamanya? Membahas ancaman serius dari dunia maya yang kini punya wajah baru: kecerdasan buatan.

Menurut sejumlah saksi yang mengetahui jalannya rapat, fokus peringatan mereka tertuju pada satu nama: Mythos. Ini adalah model AI mutakhir yang baru saja diluncurkan oleh Anthropic, sang pembuat chatbot Claude. Peluncurannya awal minggu ini, tapi bukan untuk konsumsi publik. Rupanya, perusahaan itu sendiri cukup khawatir.

Kekhawatirannya bukan tanpa alasan. Anthropic mengakui bahwa Mythos punya kemampuan yang mengganggu. Model ini didesain untuk bisa mengidentifikasi dan yang lebih mengkhawatirkan, mengeksploitasi celah keamanan di hampir semua sistem operasi dan peramban web. Bayangkan, kelemahan yang bahkan belum diketahui oleh manusia atau sistem pertahanan siber konvensional, bisa ditemukan olehnya.

“Kami sedang dalam diskusi intensif dengan pemerintah mengenai kemampuan siber ofensif dan defensif model ini,” ujar Anthropic pekan lalu. Pernyataan itu kini terasa lebih nyata setelah pertemuan darurat itu digelar.

Intinya, Bessent dan Powell ingin memastikan para bankir itu benar-benar sadar. Risiko dari Mythos dan model AI sejenisnya bukan lagi skenario fiksi ilmiah. Mereka mendesak para CEO untuk segera mengambil langkah-langkah perlindungan ekstra bagi sistem mereka. Pertemuan itu sendiri dihadiri oleh pimpinan dari raksasa-raksasa keuangan: Citigroup, Morgan Stanley, Bank of America, Wells Fargo, dan Goldman Sachs.

Di sisi lain, akses ke Mythos sendiri masih sangat ketat. Hanya sekitar 40 perusahaan teknologi, termasuk Microsoft dan Google, yang saat ini bisa menggunakannya. Tapi dalam dunia siber, seperti kata pepatah lama, jika satu pintu terkunci, ancaman akan mencari jendela, ventilasi, atau celah baru untuk masuk. Itulah yang ditakuti oleh para regulator di Washington.

Nuansa rapat dilaporkan tegang dan serius. Bukan sekadar briefing biasa. Ini peringatan dini, sebuah pengakuan bahwa lanskap ancaman telah berubah secara fundamental. Industri keuangan, yang jadi tulang punggung ekonomi, kini harus berhadapan dengan musuh yang bisa belajar dan berkembang dengan kecepatan yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar