Intinya sih, sebisa mungkin hindari Lapangan Banteng. Kalau dari Pasar Baru mau ke Senen, coba lewat Samanhudi dan Gunung Sahari. Dari Kwitang ke Pasar Baru? Ambil Senen Raya dan Dr. Wahidin Raya aja. Kemudian, buat yang dari Gambir ke Kemayoran atau sebaliknya, Dishub sudah siapkan pengalihan lewat Medan Merdeka Selatan, Ridwan Rais, sampai Angkasa.
Nah, soal parkir, jangan coba-coba parkir sembarangan di badan jalan. Dishub sudah sediakan lima titik kantong parkir. Lokasinya tersebar di area Gereja Katedral Jakarta, Kantor Pos, sisi selatan Lapangan Banteng, Hotel Borobudur Jakarta, dan sekitar Masjid Istiqlal.
Transportasi umum? Tetap berjalan kok. Operasional bus Transjakarta akan normal, meski mungkin ada penyesuaian situasional di lapangan. Masyarakat sangat disarankan naik angkutan umum saja. Beberapa rute yang bisa dipilih antara lain 7F, 8, 2, 5C, 10H, 14A, 2A, 3, 1P, 2P, dan 6H.
Selain Transjakarta, KRL Jabodetabek lintas Bogor–Jakarta Kota juga bisa jadi pilihan. Titik turun terdekat ke lokasi acara ada di Halte Juanda, sekeliling Lapangan Banteng, dan Stasiun Juanda. Jadi, tinggal pilih mana yang paling nyaman.
Semua persiapan ini jelas untuk mengantisipasi kemacetan yang biasanya terjadi saat acara besar digelar. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan acara budaya ini bisa berlangsung lancar tanpa mengganggu aktivitas kota secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Tumbuh 7,7% di Awal 2026
PTPP Amankan Proyek Strategis Jembatan Pulau Laut di Kalsel
Meta Diapresiasi Patuhi Aturan Anak, Google Ditegur Pemerintah
Gubernur DKI Minta PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mendadak