Bagi yang ingin mulai investasi emas, kini ada cara yang lebih mudah. Melalui aplikasi BRImo, BRI bersama Pegadaian baru saja meluncurkan fitur cicil emas. Yang menarik, kamu bisa mulai dari nominal kecil, yakni 0,5 gram saja. Prosesnya pun diklaim praktis, langsung dari genggaman tangan.
Nah, sebagai bagian dari strategi memperluas inklusi investasi, BRI juga menyiapkan program cashback yang cukup menggiurkan. Bayangkan, kamu bisa dapat saldo Tabungan Emas senilai Rp200.000. Syaratnya, harus melakukan transaksi cicil emas minimal 1 gram lewat BRImo. Program ini berlangsung dari 1 April hingga 31 Mei 2026.
Tapi, catat baik-baik. Program cashback ini punya kuota terbatas. Hanya 5 nasabah tercepat setiap harinya yang berhak, dengan total kuota 305 nasabah sepanjang periode promosi. Transaksi dibuka mulai pukul 08.00 WIB. Soal pencairan cashback-nya, jangan buru-buru. Pihak bank akan mengirimkannya paling lama 30 hari kerja setelah program berakhir.
Lalu, apa saja keunggulan fitur ini? Pertama, angsurannya tetap. Artinya, meski harga emas di pasaran melonjak, jumlah cicilan bulananmu tidak akan ikut naik. Kemudian, uang mukanya ringan, mulai dari 15 persen saja. Emas yang dibeli juga dijamin 24 karat bersertifikat.
Di sisi lain, kalau suatu saat butuh dana cepat, emasnya gampang dicairkan. Bisa dijual kembali atau digadaikan. Tenor cicilannya juga fleksibel, bisa dipilih dari rentang 3 bulan sampai 36 bulan. Produk emas yang ditawarkan pun beragam, ada Galeri 24, Lotus, UBS, dan tentu saja Antam.
Soal keamanan, fisik emasnya disimpan di Pegadaian dan diawasi OJK. Begitu cicilan lunas, kamu bisa ambil emasnya di cabang Pegadaian yang sudah dipilih. Proses pengajuannya sendiri cepat banget, katanya cuma butuh 45 sampai 60 detik di aplikasi BRImo.
Artikel Terkait
Danantara Jelaskan Alasan Mayoritas Operator PLTSa Berasal dari China
Donnarumma Bantah Isu Minta Bonus, Ungkap Luka Terbesar Setelah Italia Gagal ke Piala Dunia
Pertamina Siapkan Strategi Lima Pilar Hadapi Gejolak Energi Global 2026
Bank Dunia Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global