AS Pertahankan Armada di Iran Meski Gencatan Senjata, Trump Ancam Serangan Lebih Dahsyat Jika Dilanggar

- Kamis, 09 April 2026 | 15:20 WIB
AS Pertahankan Armada di Iran Meski Gencatan Senjata, Trump Ancam Serangan Lebih Dahsyat Jika Dilanggar

Persoalan lain yang masih mengganjal adalah program nuklir Iran. Di sini, kedua negara punya pandangan yang bertolak belakang. Trump bersikeras bahwa Iran setuju menghentikan pengayaan uranium.

Tapi di Teheran, ceritanya lain.

Mohammed Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran, menyatakan justru negaranya diizinkan melanjutkan program pengayaan uranium sesuai ketentuan gencatan senjata. Klaim yang jelas bertentangan dengan versi Washington.

Trump berusaha meredam ketegangan soal nuklir ini dalam postingan terpisah. Ia menegaskan, terlepas dari segala retorika yang beredar, Iran tidak memiliki senjata nuklir. Dan yang penting bagi lalu lintas global: Selat Hormuz akan tetap terbuka dan aman.

Itu janjinya. Tapi dengan armada perang yang masih siaga penuh di depan pintu rumah Iran, suasana damai sepertinya masih sangat rentan. Semuanya tergantung pada kata "jika".

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar