CHONBURI – Di Stadion Chonburi yang terik, Minggu lalu, Timnas Putri Indonesia sempat membuat deg-degan. Mereka tertinggal lebih dulu dari Singapura. Skor 0-1 di papan angka seolah mengancam harapan. Tapi, siapa sangka? Claudia Scheunemann dan kawan-kawan justru bangkit dengan mental luar biasa. Mereka membalikkan keadaan, menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-1.
Usai laga, pelatih Akira Higashiyama tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Wajahnya sumringah. Ia memuji kerja keras kolektif anak asuhnya yang dinilai berhasil menampilkan identitas permainan yang kuat. Kemenangan ini, baginya, adalah buah dari penyesuaian taktik yang mereka lakukan sepanjang 90 menit.
"Ini adalah Indonesia. Saya bangga dengan para pemain saya di lapangan, dan kami berhasil membuktikan kualitas kami,"
ucap Akira, seperti dilansir dari laman Kita Garuda, Selasa (9/12/2025).
Namun begitu, di balik euforia kemenangan krusial di Grup A SEA Games 2025 itu, Akira enggan berpuas diri. Ia justru bersikap sangat realistis. Bagi pelatih asal Jepang itu, skor 3-1 belum cukup. Masih banyak detail teknis yang harus dibenahi, terutama jika ingin tampil lebih solid di babak semifinal nanti.
Artikel Terkait
Shinta Kamdani Soroti Jalan Pintas UMKM Naik Kelas: Masuk Rantai Pasok Korporasi
Ketika AI Mencipta, Apakah Jiwa Seni Kita Tergerus?
Harga Tembaga dan Emas Melonjak, Pemerintah Tetapkan Patokan Ekspor Baru
Antrean Ribuan Pelamar, Sektor Informal Melonjak: Apindo Soroti Bom Waktu Ketenagakerjaan