Skema One Way Trans Jawa Efektif Lancarkan Arus Mudik Lebaran 2026

- Rabu, 18 Maret 2026 | 02:15 WIB
Skema One Way Trans Jawa Efektif Lancarkan Arus Mudik Lebaran 2026

Lalu lintas di ruas Tol Trans Jawa mulai berubah sejak Selasa sore kemarin. Tepatnya pukul tiga sore tanggal 17 Maret, skema one way resmi diberlakukan. Ini upaya gabungan antara Kepolisian dan PT Jasa Marga untuk mengawal arus mudik Lebaran 2026. Wilayahnya membentang cukup jauh, dari KM 70 sampai KM 236.

Dampaknya langsung terasa. Pantauan di lapangan menunjukkan, arus kendaraan dari arah Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama alias Cikatama terpantau ramai tapi tetap lancar. Padahal, biasanya di titik ini sudah mulai mengular antrean. Tampaknya, kebijakan ini cukup efektif untuk mencegah penumpukan kendaraan yang hendak melanjutkan perjalanan ke arah Palimanan.

Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary PT Jasa Marga, membenarkan adanya lonjakan yang luar biasa. Menurutnya, volume kendaraan yang melintasi GT Cikatama melonjak drastis.

"Dari H-10 ya sampai dengan tanggal 16 Maret itu sudah sebanyak 290.000 kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama. Kalau dari kondisi lalu lintas normal, untuk shift satu tadi sudah sampai dengan 201 persen," ujar Ria.

Angka itu jelas bukan kenaikan biasa-biasa saja. Bisa dibilang meroket.

Antisipasi dengan Tambah Gardu dan Pantau Waktu

Nah, untuk mengimbangi derasnya arus kendaraan ini, Jasa Marga tak tinggal diam. Mereka menambah jumlah gardu tol operasional di area tersebut. Awalnya cuma 19, sekarang jadi 22 gardu. Harapannya sih, transaksi bisa lebih cepat sehingga antrean di gerbang tol bisa diminimalisir. Semua ini demi mengalirkan kendaraan yang memadati ruas Cikatama menuju Timur Jawa.

Bagaimana kondisi perjalanan saat ini? Kalau lihat peta digital, situasinya masih cukup menggembirakan. Rute dari Jakarta menuju Jawa Tengah via GT Cikatama yang sejauh 383 kilometer itu masih didominasi warna biru. Artinya, lancar. Estimasi waktu tempuhnya sekitar enam jam, yang untuk kondisi mudik seperti sekarang bisa dibilang sangat ideal.

Menjelang Puncak Arus Mudik

Namun begitu, ini baru permulaan. Puncak arus mudik diprediksi akan lebih padat. Sebagai langkah antisipasi lebih lanjut, skema one way nasional penuh akan diberlakukan mulai besok, 18 Maret 2026. Cakupannya lebih luas lagi, dari KM 70 hingga KM 414.

Ini artinya, ruas tol akan sepenuhnya dikerahkan untuk arus mudik menuju Jawa. Bagi pengendara yang mau ke arah sebaliknya, yaitu menuju Jakarta, sudah harus cari jalur alternatif dari sekarang. Jangan sampai terjebak.

Satu lagi imbauan penting yang sering dianggap sepele: pastikan saldo e-toll card mencukupi. Cek berkali-kali sebelum berangkat. Hal kecil ini ternyata krusial banget. Bayangkan jika satu kendaraan macet di gerbang karena saldo habis, efek berantainya bisa menyebabkan kemacetan panjang dan mengganggu perjalanan semua orang. Jadi, persiapan yang matang adalah kunci utama perjalanan mudik yang aman dan nyaman.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler