Kabarnya, bonus untuk para atlet yang berlaga di ASEAN Para Games ke-13 Thailand akhirnya cair. Pencairan itu dilakukan oleh Kemenpora RI pada Selasa, 17 Maret 2026. Sebuah kabar gembira, tentu saja, untuk para peraih medali yang telah berjuang keras.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyebut langkah ini sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Tujuannya jelas: memberikan penghargaan yang layak bagi para atlet disabilitas. Mereka inilah pahlawan yang membawa Indonesia finis di peringkat kedua pada ajang tersebut.
"Pada hari ini pemerintah telah mencairkan bonus bagi para atlet Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa pada ASEAN Para Games ke-13 di Thailand," ujar Erick dalam keterangannya.
Ia menambahkan, "Atas nama pemerintah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang dengan penuh semangat dan dedikasi."
Prestasi kontingen Indonesia di Thailand memang luar biasa. Mereka tak cuma memecahkan target, tapi melampauinya dengan gemilang. Target awal 82 emas? Ternyata mereka berhasil mengumpulkan 135 medali emas! Ditambah lagi dengan 143 perak dan 114 perunggu. Hasil jerih payah itulah yang mengantarkan Indonesia ke posisi runner-up secara keseluruhan.
Lalu, berapa sih besaran bonusnya? Untuk atlet perorangan yang meraih emas, pemerintah menyiapkan Rp1 miliar. Kalau emas itu didapat dari nomor ganda, nilainya Rp800 juta. Sementara untuk nomor beregu, bonusnya sebesar Rp500 juta.
Pelatih pun tak dilupakan. Mereka yang membimbing atlet perorangan dan ganda mendapat Rp300 juta. Sedangkan pelatih untuk nomor beregu mendapatkan Rp400 juta.
Kalau dijumlahkan, totalnya fantastis: hampir Rp365 miliar! Angka yang tidak main-main dan, menurut pemerintah, menjadi bukti nyata komitmen mereka. Komitmen untuk menghargai prestasi atlet secara adil, tanpa memandang latar belakang.
"Ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa prestasi atlet Paragames dihargai secara adil dan setara," tegas Erick.
"Terima kasih atas perjuangan luar biasa para atlet Indonesia yang telah berkorban jiwa dan raga. Mereka adalah saudara-saudara kita yang sempurna dalam hati dan dalam perjuangan, pantang menyerah, tidak pernah mengeluh, semuanya demi mengharumkan nama baik bangsa," tuturnya penuh apresiasi.
Berikut rincian lengkap besaran bonusnya:
- Rp1 miliar untuk peraih medali emas nomor perorangan.
- Rp800 juta untuk peraih medali emas nomor ganda.
- Rp500 juta untuk peraih medali emas nomor beregu.
- Rp300 juta untuk pelatih nomor perorangan dan ganda.
- Rp400 juta untuk pelatih nomor beregu.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun