Iran Tuduh AS Langgar Poin-Poin Gencatan Senjata, Negosiasi Diambang Kegagalan

- Kamis, 09 April 2026 | 09:35 WIB
Iran Tuduh AS Langgar Poin-Poin Gencatan Senjata, Negosiasi Diambang Kegagalan

Iran Tuduh AS Langgar Poin-Poin Gencatan Senjata

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, tak sungkan menyuarakan kecaman. Lewat sebuah unggahan di platform X, ia menegaskan Amerika Serikat telah melanggar beberapa butir kesepakatan gencatan senjata yang baru saja disepakati.

"Ini membuat gencatan senjata dan negosiasi sulit dilakukan," tulis Ghalibaf.

Gencatan senjata berdurasi dua pekan antara Teheran dan Washington itu sendiri berdasar pada proposal sepuluh poin dari Iran. Namun, menurut sang ketua parlemen, AS sudah mengingkari sejumlah janji.

Pelanggaran pertama yang disebutkan adalah berlanjutnya serangan Israel ke Lebanon. Wilayah itu adalah markas milisi Hizbullah, sekutu Iran. Nah, di sinilah muncul perbedaan penafsiran yang tajam. Iran bersikukuh bahwa kesepakatan gencatan senjata itu juga mencakup Lebanon. Klaim ini didukung oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang bertindak sebagai penengah.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar