Iran Tuduh AS Langgar Poin-Poin Gencatan Senjata
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, tak sungkan menyuarakan kecaman. Lewat sebuah unggahan di platform X, ia menegaskan Amerika Serikat telah melanggar beberapa butir kesepakatan gencatan senjata yang baru saja disepakati.
"Ini membuat gencatan senjata dan negosiasi sulit dilakukan," tulis Ghalibaf.
Gencatan senjata berdurasi dua pekan antara Teheran dan Washington itu sendiri berdasar pada proposal sepuluh poin dari Iran. Namun, menurut sang ketua parlemen, AS sudah mengingkari sejumlah janji.
Pelanggaran pertama yang disebutkan adalah berlanjutnya serangan Israel ke Lebanon. Wilayah itu adalah markas milisi Hizbullah, sekutu Iran. Nah, di sinilah muncul perbedaan penafsiran yang tajam. Iran bersikukuh bahwa kesepakatan gencatan senjata itu juga mencakup Lebanon. Klaim ini didukung oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang bertindak sebagai penengah.
Artikel Terkait
Ledakan di Bogor Subuh Tadi Rusak Sekolah, Belajar Dialihkan ke Daring
Garuda Indonesia Sesuaikan Harga Tiket Imbas Aturan Bahan Bakar dan Stimulus Pajak
Pemerintah Klaim Ekonomi Solid, Pertumbuhan Kuartal IV-2025 Capai 5,39%
Pemerintah Tegaskan Batas Utang 40% PDB dan Defisit 3% Sesuai Arahan Presiden