Pemerintah Alokasikan Rp1,77 Triliun APBN untuk Tanggung Kenaikan Biaya Haji Akibat Lonjakan Avtur

- Rabu, 08 April 2026 | 22:00 WIB
Pemerintah Alokasikan Rp1,77 Triliun APBN untuk Tanggung Kenaikan Biaya Haji Akibat Lonjakan Avtur

Harga avtur yang melonjak drastis awal April ini sempat bikin cemas calon jemaah haji. Bagaimana tidak? Kenaikan biaya penerbangan yang harus mereka tanggung bisa mencapai puluhan juta rupiah per orang. Tapi tenang saja. Pemerintah akhirnya memutuskan untuk turun tangan.

Negara bakal menanggung selisih biaya itu sepenuhnya. Jadi, beban tambahan akibat meroketnya harga bahan bakar pesawat itu tidak akan dibebankan ke jemaah.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan sumber dananya. "Kita kan sudah efisiensi. Itu efisiensi dihitung setahun, sampai akhir tahun kan. Nanti itu akan disalurkan ke yang tadi, ke pengeluaran baru,"

katanya di Istana Kepresidenan, Rabu lalu.

Alokasi tambahan anggarannya tidak main-main: Rp1,77 triliun. Dana segitu bakal dikucurkan untuk menutupi kenaikan biaya operasional pesawat bagi jemaah haji tahun 2026. Sumbernya dari pos cadangan APBN yang terkumpul berkat optimalisasi dan penghematan belanja negara.

Lonjakan harga avtur April kemarin memang luar biasa. Data Pertamina mencatat, untuk rute domestik saja harganya naik rata-rata 70 persen. Sementara untuk penerbangan internasional, kenaikannya lebih gila lagi, mencapai 80 persen.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar