“Hasil ini menunjukkan bahwa strategi kami untuk menyeimbangkan pertumbuhan, disiplin risiko, dan profitabilitas terus berada pada jalur yang tepat,” tegas Vishal.
Pendapat senada datang dari David Irawan, SVP Finance Amar Bank. Menurutnya, kinerja 2025 ini membuktikan fundamental perusahaan yang kian kokoh.
“Pertumbuhan kredit serta laba bersih di angka double digit, serta perbaikan NPL net menjadi 0,83 persen, mencerminkan strategi ekspansi yang dijalankan secara selektif dan prudent,” katanya.
David juga menyoroti kepercayaan nasabah yang meningkat. Ini tercermin dari total simpanan yang tumbuh dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. “Di saat yang sama kami juga menjaga posisi likuiditas yang kuat. Kami melihat capaian ini sebagai fondasi yang penting dalam menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan ke depan,” tambahnya.
Ke depan, di tahun 2026 ini, Amar Bank tak berencana melambat. Fokusnya akan tetap pada penguatan layanan digital, memperluas ekosistem pembayaran, dan menghadirkan inovasi yang sesuai kebutuhan pasar. Mereka juga berkomitmen memperkuat pemberdayaan UMKM melalui Amar Bank Bisnis, sebagai salah satu pilar untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan tentu saja, berkelanjutan.
Artikel Terkait
Cara Cek dan Rincian Besaran Bansos Online 2026 untuk Berbagai Kelompok
Gubernur DKI Terapkan WFH Jumat dengan Pengawasan Ketat dan Aturan Khusus
KPK Kaji Ulang Dokumen, Panggilan Lanjutan untuk Ridwan Kamil Masih Tunggu Kepastian
BPUD Geber Konsolidasi 15 BUMN Logistik, Target Rampung dalam Sebulan