Pakistan Usulkan Jalan Keluar, AS dan Iran Pertimbangkan
Upaya menghentikan perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran mungkin menemukan titik terang. Pakistan, negara yang selama ini cenderung diam, tiba-tiba mengajukan sebuah proposal dua tahap. Intinya sederhana: hentikan tembak-menembak dulu, lalu buka kembali Selat Hormuz yang vital itu. Kabarnya, kedua pihak yang bertikai sedang mempelajari kerangka kerja tersebut.
Perkembangan ini pertama kali diungkap oleh sebuah sumber kepada kantor berita Reuters, seperti kemudian dilaporkan juga oleh Aljazeera pada Senin (6/4/2026). Tampaknya, ada gerakan diplomatik yang intens di balik layar.
Di Teheran, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengakui upaya Islamabad itu.
Namun begitu, ia menegaskan bahwa prioritas Iran tetaplah keamanan nasionalnya. Pernyataan ini muncul di tengah situasi yang memanas. Sebelumnya, serangan ke sebuah universitas terkemuka dan pabrik petrokimia di Asaluyeh pada hari Senin menewaskan sedikitnya 34 orang. Iran menuding AS dan Israel berada di balik serangan itu.
Laporan dari Axios pada hari Minggu sebenarnya sudah memberi sinyal. Media itu menyebut AS, Iran, dan mediator regional sedang membahas gencatan senjata sementara selama 45 hari. Ini adalah bagian dari "kesepakatan dua tahap" yang diharapkan bisa mengarah pada perdamaian permanen.
Artikel Terkait
Jadwal Salat di Jakarta Hari Ini, Imsak Pukul 04.27 WIB
Gibran Soroti Pentingnya Modernisasi Alat untuk Dukung Petani Muda di Kupang
Anjloknya KA Bangunkarta di Brebes Kacaukan Lalu Lintas, 27 Perjalanan KA Dibatalkan dan Terhenti
Hakim Pertimbangkan Permohonan Tahanan Rumah untuk Nadiem Makarim