Lalu, bagaimana eksekusinya? Ternyata, proses penyisiran lahan potensial sudah dimulai. Pemerintah bersama jajaran BUMN sedang mengidentifikasi sejumlah titik, termasuk di kawasan sibuk seperti Tanah Abang di Jakarta dan beberapa lokasi di Kota Bandung. Intinya, kata Ara, bagaimana caranya aset-aset negara itu bisa dikelola untuk menjawab kebutuhan perumahan.
Sebagai langkah konkret, proyek percontohan sudah berjalan. Di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, pembangunan sekitar 324 unit rumah sedang dikebut. Targetnya selesai dua bulan lagi, tepatnya 15 Juni 2026.
“Kalau yang di Senen itu akan jadi 15 Juni berarti 2 bulan lagi,” jelas Ara.
Itu belum semuanya. Masih ada tambahan sekitar 500 unit hunian lagi yang disiapkan oleh KAI di Jakarta. Sementara untuk Bandung, rencananya persiapan akan dimulai pada akhir bulan ini. Jika dijumlah, total unit yang sedang dan akan segera dibangun mencapai 824 unit.
Upaya ini, meski terlihat fokus pada angka, punya tujuan yang lebih besar: menempatkan rakyat di pusat kota, di lokasi yang selama ini mungkin terasa jauh dari jangkauan. Waktulah yang akan membuktikan konsistensi program ini.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Akui Desain Coretax yang Sulit Picu Maraknya Joki Pajak
Ronaldo Diduga Ucapkan Bismillah Sebelum Eksekusi Penalti, Tuai Sorotan
Lurah Kalisari Minta Maaf, Petugas Diberi Sanksi Usai Unggah Foto AI untuk Laporan Parkir Liar
Libur Panjang Paskah 2026: 340 Ribu Penumpang Padati Kereta Jarak Jauh di Daop 1 Jakarta