LEBAK, TVRINews – Menjelang Idulfitri 2026, suasana di pasar-pasar tradisional Kabupaten Lebak terasa berbeda. Bukan hanya keramaian yang bertambah, tapi juga desahan para ibu rumah tangga yang merogoh kocek lebih dalam. Harga kebutuhan pokok melonjak, dan yang paling terasa adalah minyak goreng dan telur ayam.
Di Pasar Sampay, Warunggunung, misalnya. Minyak goreng Minyakita yang seharusnya dijual dengan HET Rp15.700 per liter, kini dibanderol hingga Rp20.000. Padahal, minyak curah saja sudah menyentuh angka Rp18.000 per liter. Kenaikan ini jelas di luar batas kewajaran.
Tak cuma minyak. Barang-barang lain pun ikut merangkak naik. Telur ayam yang semula Rp30.000 per kilo, sekarang Rp32.000. Gula pasir naik dua ribu rupiah jadi Rp19.000. Bahkan tepung terigu, dari Rp10.000 menjadi Rp12.000 per kilogram. Semuanya serba naik.
Yudi, salah seorang pedagang di sana, mengaku kenaikan ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Menurutnya, ini pola yang hampir selalu berulang setiap tahun.
Artikel Terkait
TNI Umumkan Empat Tersangka Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Tiga Berpangkat Perwira
OMG Beauty dan ParagonCorp Fasilitasi Mudik Gratis Ratusan Pemudik dari Monas
Nyepi dan Idulfitri Berdekatan di Maret 2026, Wakil Ketua MPR Soroti Momentum Kerukunan
Empat Personel TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS