Jaksa terus mencecar. “Jadi rata-rata berapa yang Saudara serahkan?”
“Kalau seingat saya yang tahun kemarin, dalam satu tahun pak kalkulasinya. Tahun 2024 seingat saya sekitar Rp100 jutaan,” ungkap Rony. Nilai yang kurang lebih sama juga disetor pada tahun 2023.
Kasus ini bermula dari ketidakwajaran tarif. Secara resmi, biaya sertifikasi K3 seharusnya cuma Rp275.000. Namun di lapangan, para pekerja harus merogoh kocek dalam-dalam bahkan sampai Rp6 juta untuk mendapatkan sertifikat yang sama.
Belakangan, KPK pun bergerak. Mereka telah menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer (Noel), sebagai tersangka. Tidak sendirian, setidaknya ada sepuluh orang lain yang juga sudah berstatus tersangka. Mereka berasal dari berbagai jabatan di Kemnaker, mulai dari koordinator, subkoordinator, hingga pihak dari perusahaan terkait seperti PT KEM Indonesia.
Daftar tersangka itu antara lain Irvian Bobby Mahendro, Gerry Aditya Herwanto Putra, Subhan, Anitasari Kusumawati, dan tentu saja, Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan sendiri. Lengkap sudah lingkaran dugaan suap yang menggerogoti sistem perizinan ini.
Persidangan masih berlanjut. Tapi satu hal sudah jelas: praktik 'uang non-teknis' yang selama ini bergulir ternyata mahal harganya, bukan hanya bagi perusahaan, tapi juga bagi integritas birokrasi kita.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Akui Desain Coretax yang Sulit Picu Maraknya Joki Pajak
Ronaldo Diduga Ucapkan Bismillah Sebelum Eksekusi Penalti, Tuai Sorotan
Lurah Kalisari Minta Maaf, Petugas Diberi Sanksi Usai Unggah Foto AI untuk Laporan Parkir Liar
Libur Panjang Paskah 2026: 340 Ribu Penumpang Padati Kereta Jarak Jauh di Daop 1 Jakarta