Bandung, Kamis lalu, suasana di ruang sidang Musda XI Partai Golkar Jawa Barat cukup tegang. Forum yang digelar pada 2 April 2026 itu akhirnya menghasilkan keputusan penting: Daniel Muttaqien Syaifuddin resmi ditunjuk sebagai nahkoda baru. Ia akan memimpin DPD Partai Golkar Jabar untuk periode lima tahun ke depan, mulai 2025 hingga 2030.
Keputusan itu dibacakan langsung oleh pimpinan sidang, Hakim Kamaruzaman, di hadapan seluruh peserta musyawarah. Bunyinya jelas, "Menetapkan saudara Daniel Muttaqien sebagai Ketua Formatur sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat masa bakti 2025–2030."
Lantas, apa tantangan utama yang menunggu? Menurut Ade Ruhandi, atau yang akrab disapa Jaro Ade, konsolidasi adalah kunci. Golkar Jabar harus bergerak cepat. Mereka perlu turun ke wilayah-wilayah, dari kabupaten hingga kota, untuk memperkuat barisan.
Jaro Ade juga menyelipkan apresiasi. Ia berterima kasih pada panitia yang telah menyelenggarakan acara dengan lancar. Tak lupa, penghargaan tinggi ditujukan kepada Ace Hasan Syadzily, ketua sebelumnya.
Artikel Terkait
Tanggul Jebol di Demak, 4 Kecamatan Terendam dan 1 Warga Hilang
Okupansi KAI Daop 1 Jakarta Capai 50% Selama Libur Panjang Wafat Yesus Kristus
Merger BUMN Karya Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Warga Israel Berlarian Cari Tempat Aman Saat Serangan Rudal Iran, Shelter Pejabat Tertutup