"Kita tunggu hasil penyelidikan pihak berwajib. Namun infonya kebocoran gas," kata Heryanto, Kamis (2/4).
Namun begitu, kebocoran gas saja tak akan meledak tanpa pemicu. Diduga, ada arus pendek atau korsleting listrik di sekitar lokasi. Percikan api kecil itulah yang kemudian menyulut gas yang sudah bocor, berubah jadi ledakan dahsyat dan bola api yang menghanguskan segalanya.
"Karena warga bilang ada bau gas. Jadi pemicunya adalah salah satunya arus pendek yang menyebabkan ledakan gas. Itu berdasarkan informasi ya," jelas Heryanto lagi, menegaskan bahwa analisis ini masih bersifat sementara.
Pemandangan di lokasi pasca-kejadian pastilah memilukan. Sisa-sisa kebakaran dan bangunan yang hangus jadi saksi bisu betapa cepatnya musibah itu terjadi. Saat ini, proses penyelidikan lebih mendalam masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi dan penyebab pastinya.
Artikel Terkait
Gempa Megathrust 7,6 SR Guncang Bitung, Picu Tsunami Kecil di Beberapa Wilayah
Pemilik SPBE Cimuning Bakal Dipanggil Usai Kebakaran Diduga Akibat Kebocoran
Prabowo Tunjukkan Finger Heart dengan Idola K-Pop di Tengah Perkuat Kemitraan Strategis dengan Korsel
Microsoft Investasikan Rp94 Triliun untuk Cloud dan AI di Singapura