Pada Selasa lalu, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyambangi Kraton Majapahit di Jakarta. Tempat ini sendiri digagas oleh AM Hendropriyono, mantan Kepala BIN. Dalam kunjungannya, SBY tak sungkan menyebut Hendropriyono sebagai seorang mentor baginya.
Ia lalu membuka memori lama. Bayangkan saja, saat itu SBY masih berpangkat mayor, mungkin letnan kolonel. Sementara Hendro sudah menjabat brigadir jenderal. Posisinya jauh lebih senior.
Namun begitu, kesenjangan pangkat itu tak menghalangi Hendropriyono untuk memberi kepercayaan. Dia memberikan kesempatan emas kepada SBY dan Agus Wirahadikusumah, yang waktu itu masih dianggap perwira muda. Kesempatan itu muncul ketika Indonesia menggelar KTT Gerakan Nonblok di tahun 1992.
“Itu menjadi kenangan indah saya,” ujar SBY.
Dia mengaku belajar banyak dari pengalaman langka itu. Bagaimana tidak, dia bisa berinteraksi langsung dengan para pemimpin dunia presiden, perdana menteri, dan sederet pejabat tinggi lainnya. Menurutnya, momen itulah yang membentuknya.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen