Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyatakan kesiapannya untuk menerima tawaran bermain dalam sebuah film bertema budaya Dayak. Tawaran tersebut datang langsung dari Panglima Jilah, Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR). Jokowi mengaku tidak keberatan jika harus berperan sebagai pemeran utama, pemeran pembantu, atau bahkan sekadar figuran.
"Ya siap saja. Pemeran utama siap, pemeran pembantu siap, figuran siap," ujar Jokowi sembari tertawa saat ditemui wartawan di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (25/5/2026).
Pernyataan itu sekaligus mengonfirmasi bahwa pembicaraan mengenai ajakan berakting telah disampaikan secara langsung oleh Panglima Jilah saat bertemu dengan Jokowi pada pekan sebelumnya. "Ya ngomong dengan saya seperti itu," kata dia menambahkan.
Panglima Jilah diketahui menemui Jokowi di Solo pada Rabu (20/5). Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan rencana untuk mengajak mantan kepala negara tersebut bermain dalam film yang mengangkat kebudayaan Dayak. "Kami juga membawa Bapak Jokowi untuk bermain film Dayak. Respons beliau positif semuanya tentang budaya," ujar Panglima Jilah saat ditemui di lokasi yang sama.
Di sisi lain, Jokowi menegaskan bahwa dirinya tetap perlu menjalani latihan akting apabila kesempatan itu benar-benar terealisasi. "Ya kalau ngajak main film berarti saya harus latihan akting dulu," katanya sambil tertawa.
Artikel Terkait
Satgas Darurat Jembatan Polda Riau Rampungkan 100 Persen Jembatan Ikon Pacu Jalur di Kuansing
Dinas Pendidikan DKI Gandeng Densus 88 Cegah Tawuran dan Radikalisme Pelajar
Presiden Iran Tegaskan Setiap Keputusan Strategis Harus Disetujui Pemimpin Tertinggi
WBA Perintahkan Pertarungan Wajib Gervonta Davis Vs Floyd Schofield