Satgas Darurat Jembatan Polda Riau Rampungkan 100 Persen Jembatan Ikon Pacu Jalur di Kuansing

- Senin, 25 Mei 2026 | 15:35 WIB
Satgas Darurat Jembatan Polda Riau Rampungkan 100 Persen Jembatan Ikon Pacu Jalur di Kuansing

Satuan Tugas Darurat Jembatan bentukan Kepolisian Daerah Riau terus menggenjot pembangunan dan renovasi sejumlah jembatan di Kabupaten Kuantan Singingi. Dari empat proyek yang tengah dikerjakan, satu unit jembatan sepanjang 50 meter di Kecamatan Kuantan Tengah telah rampung seratus persen.

Dansat Brimob Polda Riau yang juga menjabat sebagai Kasatgas Darurat Jembatan, Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa, mengungkapkan bahwa pengerjaan dilakukan secara serentak di empat titik strategis. Personel yang diterjunkan berasal dari jajaran Polsek, Satuan Brimob Polda Riau, teknisi, hingga tukang profesional.

Salah satu proyek yang telah tuntas adalah renovasi jembatan penghubung antara Desa Bandar Alai dan Desa Pintu Gobang Kari. Jembatan sepanjang 50 meter yang membentang di atas Sungai Kuantan itu selesai dikerjakan pada Minggu, 24 Mei lalu. Selain berfungsi sebagai akses warga, jembatan ini juga dikenal sebagai ikon arena Pacu Jalur yang kerap digunakan dalam event tahunan Pesta Pacu Jalur.

“Progres renovasi dan perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Pintu Gobang Kari dan Desa Bandar Alai Kari dipastikan telah selesai sepenuhnya, 100 persen. Tinggal tiga lagi yang di Kuansing,” ujar Kombes Ketut dalam keterangannya, Senin, 25 Mei 2026.

Pengerjaan di lokasi tersebut melibatkan sepuluh personel gabungan dari Polsek, Brimob, dan teknisi. Pada tahap akhir, petugas berhasil menyelesaikan pengecatan tiang jembatan serta pemasangan lantai seng plat sepanjang kurang lebih 50 meter. Kini, fasilitas penyeberangan itu sudah dapat digunakan secara aman oleh masyarakat sekitar.

Sementara itu, pembangunan jembatan di Desa Kampung Baru Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, hampir menyusul rampung. Progres pengerjaan proyek tersebut saat ini telah mencapai 99 persen. Dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator, tim di lapangan tengah memfokuskan diri pada pembersihan total di sekeliling area jembatan. Proyek ini diprediksi akan selesai sepenuhnya dan diresmikan dalam waktu dekat.

Di dua lokasi lainnya, yakni Desa Jaya dan Desa Munsalo, petugas masih berkonsentrasi pada pengerjaan pondasi gapura yang baru mencapai 49 persen. Sebanyak sepuluh personel gabungan dari Polsek, Brimob, dan teknisi dikerahkan ke lokasi. Dengan peralatan manual seperti cangkul dan sekop, tim di lapangan tengah memantapkan pondasi struktural gapura jembatan.

Adapun proyek berskala besar yang menghubungkan Desa Pulau Komang Sentajo di Kecamatan Sentajo Raya dengan Desa Sawah di Kecamatan Kuantan Tengah, progres pengerjaannya baru mencapai 30 persen. Mengingat jembatan ini merupakan jalur penghubung penting antar-kecamatan, pengerjaan difokuskan pada penguatan struktur besi dan pengecoran berat. Aktivitas yang dilakukan meliputi pengelasan penyambungan dan pemasangan besi IWF serta UNP sebagai bantalan jembatan, pengelasan pada pipa tiang jembatan, serta pembuatan rangka besi, tapak, hingga pengecoran pada tiang jembatan atau sponeng.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar