Merespons insiden memilukan di Lebanon yang menewaskan dan melukai prajurit TNI, pemerintah Indonesia kini mendesak tindakan tegas. Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa investigasi menyeluruh harus segera dilakukan. Tidak ada kata lain, pelakunya wajib diadili.
"Pemerintah menuntut penyelidikan PBB yang cepat, transparan, dan komprehensif," tegas Djamari dalam keterangannya, Rabu (1/3/2026).
Dia menambahkan, "Pelaku harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum tanpa adanya kekebalan."
Nada keras itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, serangan terhadap personel Indonesia di sana sudah terjadi berulang kali. Ini jelas sebuah pola yang mengkhawatirkan, dan sama sekali tak bisa dibiarkan. Serangan-serangan itu, di mata pemerintah, menunjukkan betapa lemahnya komitmen pihak-pihak bertikai dalam menjamin keselamatan pasukan perdamaian.
Artikel Terkait
Kunjungan Prabowo ke Korea Hasilkan Komitmen Investasi Rp173 Triliun
Prabowo Beri Keris dan Penjelasan Filosofis kepada Presiden Korea Selatan
TNI Berikan Santunan Lebih dari Rp1,8 Miliar untuk Tiga Prajurit Gugur di Lebanon
Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami