Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi, Kemenhaj Fokus Siapkan Layanan Puncak Armuzna

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:15 WIB
Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi, Kemenhaj Fokus Siapkan Layanan Puncak Armuzna

Seluruh jemaah haji asal Indonesia telah tiba di Arab Saudi, menandai rampungnya fase pemberangkatan dari Tanah Air. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kini memusatkan perhatian pada persiapan layanan untuk ibadah puncak di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengungkapkan bahwa total jemaah haji Indonesia mencapai 221.245 orang. Rinciannya, 202.551 jemaah tergabung dalam 527 kelompok terbang (kloter) untuk haji reguler, sementara 16.596 lainnya merupakan jemaah haji khusus, dan 2.098 orang bertugas sebagai petugas haji.

"Alhamdulillah, seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai. Saat ini, seluruh layanan kami arahkan untuk memastikan kesiapan Armuzna, mulai dari tenda, penempatan jemaah, konsumsi, transportasi, kesehatan, perlindungan jemaah, hingga penempatan petugas," kata Maria pada Sabtu (23/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Maria mengingatkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk mematuhi aturan resmi dalam penempatan jemaah. Langkah ini, menurut dia, wajib dilakukan agar jemaah tidak mengalami kebingungan selama menjalani rangkaian ibadah. Ia juga melarang keras pemasangan atribut, spanduk, stiker, atau tanda pengenal apa pun di tenda jemaah.

"Apabila petugas menemukan atribut atau identitas KBIHU yang terpasang di tenda Arafah maupun Mina, atribut tersebut akan langsung dicabut. Kemenhaj juga akan memberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan kepada pihak yang tetap melanggar," tegasnya.

Di sisi lain, Maria menyampaikan apresiasi kepada jemaah yang telah menunaikan kewajiban membayar dam sesuai ketentuan resmi. Data mencatat, jumlah jemaah yang telah membayar dam tahun ini mencapai sekitar 145.341 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 102.364 jemaah membayar dam di Arab Saudi melalui Adahi, sementara 38.992 jemaah lainnya membayar melalui mekanisme di Indonesia.

"Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran jemaah untuk melaksanakan kewajiban dam secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Kemenhaj terus memastikan pengelolaan dam berjalan transparan dan memberikan kepastian bagi jemaah," ucap Maria.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar