Rahmat menekankan, mekanisme gempa kali ini adalah sesar naik. Dan inilah yang perlu diwaspadai.
"Ini berasal dari subduksi laut Maluku yang muncul ke wilayah Sulut. Karena dangkal dan sesarnya naik, potensi tsunaminya sangat tinggi dibandingkan kalau sesarnya mendatar," jelasnya.
Tak heran, peringatan dini tsunami pun segera dikeluarkan untuk sejumlah wilayah. Langkah antisipasi itu diambil mengingat karakter gempa yang berpotensi memicu gelombang besar.
Artikel Terkait
Pemilik SPBE Cimuning Bakal Dipanggil Usai Kebakaran Diduga Akibat Kebocoran
Prabowo Tunjukkan Finger Heart dengan Idola K-Pop di Tengah Perkuat Kemitraan Strategis dengan Korsel
Microsoft Investasikan Rp94 Triliun untuk Cloud dan AI di Singapura
PMI Manufaktur Indonesia Anjlok ke 50,1, Hampir Stagnan di Maret 2026