Jakarta – Dari Bogor, sebuah tim kemanusiaan bergerak menuju Aceh Tamiang pada Rabu lalu. Dipimpin oleh Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MSc, pembina Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB), mereka punya misi langsung melihat kondisi korban banjir yang masih berjuang.
Rombongan itu sendiri terdiri dari sejumlah nama. Ada Dr. Dwi Sudharto selaku Ketua Yayasan RSIB, Dr. Hambari dari UIKA, serta H. Heri Haerudin dari IPHI Kota Bogor. Tak ketinggalan, Eddy Tasman, H. Adriansyah Armawi, dan H. Heri Hasanuddin juga turut serta dalam aksi ini.
Di Sumatera, situasinya masih memprihatinkan. Kabupaten Aceh Tamiang adalah salah satu titik yang paling merasakan dampak serius. Hingga kini, banyak warga terpaksa bertahan di tempat-tempat penampungan yang jauh dari kata layak. Kehidupan mereka, bisa dibilang, masih terombang-ambing.
Merespon kondisi itu, beberapa lembaga pun bergerak. Yayasan RSIB bersama IPHI Kota Bogor dan LSDI Guru Sudharmo Medan akhirnya menginisiasi pembangunan hunian sementara. Rencananya, akan ada tiga kompleks yang dibangun di Aceh Tamiang.
Dr. Dwi Sudharto, Ketua Yayasan RSIB, menjelaskan detailnya.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Salat untuk Warga Medan Besok, 27 Februari 2026
Fiorentina Lolos Dramatis Usai Dihajar Hattrick Mazurek di Liga Konferensi Eropa
Gubernur Kaltim Jelaskan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Ditempatkan di Jakarta
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 27 Februari 2026