Dudung Kenang Wejangan Ryamizard: Prajurit Harus Cinta Rakyat, Bukan Lawan Rakyat

- Selasa, 02 Juni 2026 | 03:30 WIB
Dudung Kenang Wejangan Ryamizard: Prajurit Harus Cinta Rakyat, Bukan Lawan Rakyat

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengenang mendiang Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu sebagai sosok pemimpin yang tak pernah lelah menanamkan nilai cinta kepada rakyat di kalangan prajurit. Pesan itu, menurut Dudung, ia terima langsung ketika masih berdinas aktif di kesatuan.

Dudung mengaku menerima wejangan tersebut saat dirinya masih menjabat sebagai Komandan Batalyon. Saat itu, Ryamizard Ryacudu masih menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Salah satu momen yang paling membekas dalam ingatan Dudung adalah ketika ia bertugas di Aceh.

“Sebab, memang kami berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” kata Dudung dalam pernyataannya, Minggu (31/5).

Di tengah tugas operasi militer yang penuh tekanan, Ryamizard justru mengingatkan bahwa pendekatan kemanusiaan dan kedekatan dengan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Ia menegaskan bahwa masyarakat Aceh bukanlah musuh yang harus diperangi.

“Pendekatannya adalah pendekatan manusia. Jangan ingin membunuh dan sebagainya,” ujar Dudung menirukan arahan almarhum.

Dudung mengaku selalu memegang teguh pesan-pesan yang disampaikan Ryamizard. Prinsip tersebut, lanjutnya, menjadi landasan dalam menjalankan pembinaan teritorial di lingkungan TNI.

“Dengan demikian, kami melaksanakan pembinaan-pembinaan teritorial,” pungkasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar