Pertandingan derbi akbar Major League Soccer (MLS) bertajuk El Trafico antara LA Galaxy dan LAFC berlangsung ketat di Dignity Health Sports Park, California, Jumat malam, 17 Juli 2026. Laga sarat gengsi ini menandai kembalinya kompetisi reguler MLS setelah libur delapan minggu akibat gelaran Piala Dunia FIFA. Kedua tim yang berada di zona playoff wilayah barat saling berhadapan demi mengamankan poin krusial, dan pertandingan berakhir imbang dengan saling berbalas gol.
Sebelum jeda Piala Dunia, LAFC menempati peringkat kelima klasemen Wilayah Barat dengan rekor tujuh kali menang, lima kali kalah, dan tiga kali seri. Sementara itu, LA Galaxy berada di posisi kesembilan setelah meraih lima kemenangan, lima kekalahan, dan lima hasil imbang. Komposisi skuad LA Galaxy mengalami perubahan besar setelah penyerang utama Gabriel Pec pindah ke klub Brasil Cruzeiro, bek Mauricio Cuevas ditransfer ke Santos Laguna, dan masa pinjaman Matheus Nascimento berakhir.
Untuk mengisi kekosongan lini serang akibat absennya Joao Klauss yang cedera, LA Galaxy mengontrak Robert Taylor hingga akhir musim 2026. Bek Julian Aude kembali masuk ke bangku cadangan setelah pulih dari cedera pergelangan kaki. Di sisi lain, LAFC menyambut kembali empat pemainnya yang baru saja memperkuat tim nasional di Piala Dunia FIFA, termasuk Son Heung-Min yang mengapteni Korea Selatan serta Jacob Shaffelburg, Mathieu Choiniere, dan Stephen Eustáquio yang membawa Kanada menembus babak 16 besar.
Penyerang LAFC, Denis Bouanga, memiliki catatan impresif dengan mencetak sepuluh gol dalam sembilan laga kariernya melawan Galaxy. Kiper utama Hugo Lloris memimpin liga dengan catatan delapan kali tanpa kebobolan musim ini. Pertandingan yang disiarkan secara langsung melalui Apple TV ini berjalan taktis sejak menit awal, di mana lini tengah LA Galaxy yang dikomandoi Edwin Cerrillo, Erik Thommy, dan Elijah Wynder berupaya meredam agresivitas serangan LAFC.
"I think it's perfect timing to put Rivalry Week right now," ujar Jacob Shaffelburg, penyerang LAFC. Pihak MLS sengaja menempatkan pekan rivalitas ini tepat sebelum pertandingan final Piala Dunia FIFA demi mempertahankan momentum antusiasme para penggemar sepak bola. "These games on Friday with the World Cup Final on Sunday, I'm sure there are a lot of casual fans out there who've been loving the games every day for the World Cup and they'll be looking for games to watch leading up to the World Cup Final. To have those amazing games like the rivalry week right now is really good planning, I'll say, from MLS. I think it's really gonna help the momentum going into the World Cup Final weekend," kata Shaffelburg.
Kembalinya para pilar penting setelah tugas internasional memberikan energi tambahan bagi skuad LAFC untuk menghadapi tekanan intensitas tinggi dari tuan rumah. "We're happy to get Sonny, Shaff, Mathieu all back," kata Marc Dos Santos, pelatih kepala LAFC. Para pemain tersebut langsung diintegrasikan ke dalam tim untuk memastikan performa maksimal dalam laga derbi yang krusial ini. "They're happy to be back. They missed it here also. They needed a break. Sonny needed a break after the World Cup. I gave Matt and Shaff also a little break, but they all feel good. They all feel energized, and they're all gonna be in the game against the Galaxy," ujar Dos Santos.
Pertandingan ini berakhir imbang dengan saling berbalas gol, yang membuat kedua tim harus puas berbagi poin di awal paruh kedua musim MLS 2026.
Artikel Terkait
Nashville SC Jamu Atlanta United di MLS, Tim Tamu Tanpa Tanding 54 Hari
Antoine Griezmann Resmi Berseragam Orlando City, Targetkan Trofi
Matt Freese Kokoh di Skuad Utama Timnas AS Usai Penampilan Impresif
Robert Lewandowski Resmi Bergabung ke Chicago Fire dengan Kontrak Dua Tahun