Fadlun Kritik Wacana Merumahkan ASN PPPK, MUI Sampaikan Sikap Soal PP TUNAS

- Minggu, 29 Maret 2026 | 09:00 WIB
Fadlun Kritik Wacana Merumahkan ASN PPPK, MUI Sampaikan Sikap Soal PP TUNAS

Sabtu kemarin (28/3) diwarnai sejumlah berita yang ramai diperbincangkan. Mulai dari protes soal nasib ASN PPPK, kabar gembira soal gaji, hingga acara pasar murah di Monas. Ini ringkasannya untuk Anda.

Fadlun Kritik Wacana Merumahkan ASN PPPK

Ketua Umum Aliansi Merah Putih, Fadlun Abdillah, angkat bicara. Ia menilai tidak etis kalau pemerintah sampai merumahkan Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) hanya karena alasan negara kesulitan fiskal.

Menurutnya, polemik batas belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD yang belakangan ramai dikeluhkan daerah, harus dilihat dengan kepala dingin. "Perlu dilihat secara jernih dan proporsional," begitu kira-kira pesannya.

Memang, tekanan fiskal di daerah itu nyata dan berat. Namun begitu, Fadlun mewanti-wanti agar pemerintah tidak gegabah mengambil keputusan yang mengorbankan para PPPK ini.

Pasar Murah di Monas, Ada 100 Ribu Kupon Gratis!

Di sisi lain, ada kabar menyenangkan buat warga Jakarta. Presiden Prabowo Subianto rupanya menginstruksikan Sekretariat Kabinet untuk menggelar "Pasar Murah Untuk Rakyat". Acaranya digelar di kawasan Silang Monas, Sabtu (28/3) sore kemarin.

Lewat unggahan Instagram, Sekretariat Kabinet menyebut acara ini berisi bazar, pasar murah, doorprize, sampai hiburan rakyat. "Masih dalam nuansa Hari Raya Idulfitri," tulis keterangan itu. Yang menarik, tersedia 100 ribu kupon gratis senilai Rp500 ribu untuk dibagikan. Cuma lima jam, jadi siapa cepat dia dapat.

MUI Sampaikan 9 Pernyataan Sikap Soal PP TUNAS

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar