Stok bahan bakar minyak nasional dinyatakan aman oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Pernyataan ini disampaikan di tengah situasi global yang masih diliputi ketegangan geopolitik dan dinamika ekonomi yang tak menentu.
Dalam konferensi pers daring yang digelar Selasa lalu, Bahlil memaparkan bahwa cadangan berbagai jenis energi saat ini berada di atas ambang batas minimum nasional. Ia menyebutkan solar, bensin, avtur, gas, dan juga LPG.
"Jadi cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimum nasional," tegasnya.
Menurutnya, pemerintah tak tinggal diam. Berbagai langkah strategis terus dijalankan untuk menjaga ketahanan energi, mulai dari memperkuat pasokan dalam negeri sampai mengoptimalkan produksi lokal.
Di sisi lain, ada satu kebijakan yang disebutnya bakal jadi game changer, khususnya untuk pasokan solar. Itu adalah implementasi campuran biodiesel B50. Bahlil optimis langkah ini bisa membawa Indonesia pada kondisi surplus solar di tahun ini.
"Saya juga menyampaikan bahwa dengan implementasi B50, maka insya Allah di tahun ini kita akan mengalami surplus untuk solar kita. Jadi, ini menjadi kabar baik begitu RDMP di Kalimantan Timur sudah kita operasikan," lanjut Bahlil.
Jadi, intinya, kabar dari pemerintah soal stok energi cukup menenangkan. Meski situasi dunia masih bergejolak, pasokan di dalam negeri diklaim terkendali bahkan berpotensi lebih dari cukup untuk solar.
Artikel Terkait
ATR/BPN Ingatkan Pentingnya Verifikasi Status Tanah Sebelum Transaksi Jual Beli
KCIC Tambah 3.606 Kursi per Hari Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Panjang Idul Adha
Miliarder Eric Sprott Tempatkan 98 Persen Kekayaannya di Emas dan Perak, Yakin Harganya Akan Melonjak
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Semakin Dekat