KCIC Tambah 3.606 Kursi per Hari Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Panjang Idul Adha

- Minggu, 24 Mei 2026 | 04:45 WIB
KCIC Tambah 3.606 Kursi per Hari Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Panjang Idul Adha

Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh menyiapkan 3.606 kursi tambahan setiap harinya guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang. Langkah ini diambil untuk merespons peningkatan permintaan perjalanan yang diprediksi terjadi pada momen libur Hari Raya Idul Adha, Hari Raya Waisak, dan Hari Kelahiran Pancasila.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan bahwa penambahan kursi ini bertujuan memberikan lebih banyak pilihan waktu keberangkatan bagi masyarakat, termasuk jadwal perjalanan hingga malam hari. Dengan tambahan tersebut, total kapasitas tempat duduk yang tersedia mencapai 40.868 kursi per hari selama periode libur panjang.

"Melalui penambahan perjalanan ini, KCIC ingin memastikan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan, termasuk jadwal perjalanan hingga malam hari," ujar Eva dalam keterangan resmi pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Ia menambahkan, penambahan perjalanan ini merupakan langkah antisipatif untuk mengakomodasi peningkatan permintaan selama momen libur panjang. Selama periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026, KCIC akan mengoperasikan enam perjalanan tambahan per hari untuk rute Stasiun Halim–Stasiun Tegalluar Summarecon dan sebaliknya.

Dengan demikian, total perjalanan kereta setiap harinya meningkat dari angka normal sebanyak 62 perjalanan menjadi 68 perjalanan per hari. Selain itu, jam operasional kereta juga diperpanjang hingga lebih malam. Keberangkatan terakhir dari Stasiun Halim yang sebelumnya pukul 21.25 WIB, kini menjadi pukul 22.25 WIB.

Sementara itu, pada libur panjang pekan sebelumnya, Whoosh mencatat lonjakan jumlah penumpang yang signifikan. Selama periode 13 hingga 17 Mei, total penumpang mencapai 95.001 orang, dengan puncak tertinggi sebanyak 21.601 penumpang dalam sehari pada 13 Mei 2026.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar