Seorang warga di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, dikejutkan oleh tembakan peluru yang menembus atap rumahnya pada Rabu pagi pekan lalu. Peristiwa itu terjadi di Jalan Nurul Hidayah, Kelapa Dua Wetan, sekitar pukul 09.50 WIB, dan hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul proyektil tersebut.
Kapolsek Ciracas Kompol Rohmad membenarkan kejadian itu dan memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Meski demikian, peluru yang diduga berasal dari senjata api itu berhasil menembus plafon rumah milik Hamidah, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di lokasi kejadian.
“(Atap) asbesnya aja (bolong),” ucap Rohmad saat dikonfirmasi.
Hamidah menuturkan, saat kejadian ia sedang bersantai di ruang tengah bersama anaknya. Ia duduk di sofa sementara sang anak tengah berbaring di lantai. Tiba-tiba, ia mendengar suara seperti ledakan kecil yang mengagetkan.
“Awalnya kayak ledakan gitu, kayak petasan gitu-lah, nggak terlalu besar, nggak terlalu... eh kecil juga suaranya. Terus kaget. Cuma belum tahu ada peluru gitu. Pas itu saya lihat, kecil gitu pelurunya,” terang Hamidah pada Sabtu (23/5/2026).
Setelah suara itu, Hamidah mulai mencari sumbernya. Ia kemudian mendapati lubang kecil di plafon rumahnya yang sebelumnya tidak ada. Lubang itu diduga merupakan bekas tembusan peluru.
“Nah, setelah itu saya lihat, tahu-tahu dari sini (plafon) bolong gitu. Justru sudah berapa menit, sekian menit gitu, saya baru ngeh kalau ada bolong di sini,” jelasnya.
Situasi semakin mencekam ketika Hamidah menyadari bahwa plafon yang tertembus berada tepat di atas kepala anaknya yang sedang tiduran. Peluru tersebut jatuh miring di samping kanan kaki sang anak. Ia pun bersyukur karena proyektil itu tidak mengenai bagian tubuh anaknya.
“Posisi saya duduk sini. Jadi pelurunya di sini nih, di depan. Nah, di sini si adik nih bobok di sini. Cuma kepala, kepala di sini, kaki sebelah sini. Jadi persis di samping kaki si adik,” ungkapnya.
Hamidah menambahkan, anaknya sempat mengalami ketakutan setelah mengetahui ada peluru nyasar di dekatnya. Bocah itu langsung memeluknya dengan erat.
“(Kondisinya) sudah syok, sudah diam gitu. Mau ngomong apa bingung juga, karena si adik juga kan kasihan, dia ketakutan, terus dia langsung dia naik ke atas sofa, terus memeluk saya gitu,” tutur Hamidah.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menelusuri arah dan sumber tembakan yang diduga berasal dari sekitar permukiman warga. Belum ada keterangan resmi mengenai jenis senjata yang digunakan maupun motif di balik insiden tersebut.
Artikel Terkait
Penembakan di Dekat Gedung Putih Guncang Washington, Trump di Dalam saat Negosiasi Iran
Denjaka, Pasukan Elite TNI AL yang Bikin Navy Seal Bergidik, Lahir dari Seleksi Enam Bulan Nyaris Manusiawi
Suara Tembakan Terdengar di Dekat Gedung Putih, Secret Service dan FBI Selidiki Insiden
Peluru Nyasar Tembus Plafon Rumah di Ciracas, Hampir Kena Anak Pemilik