RSHS Tegaskan Super Flu di Bandung Bukan Istilah Medis, Masyarakat Diminta Tenang

- Jumat, 09 Januari 2026 | 14:54 WIB
RSHS Tegaskan Super Flu di Bandung Bukan Istilah Medis, Masyarakat Diminta Tenang

Kabar tentang "super flu" yang beredar di Bandung sempat bikin was-was. Tapi, tenang dulu. Rumah Sakit dr. Hasan Sadikin (RSHS) sendiri mengonfirmasi sedang merawat sepuluh pasien dengan gejala yang disebut-sebut seperti itu. Poin pentingnya, pihak rumah sakit justru mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan sampai panik.

Menurut dr. Iwan Abdul Rachman, Direktur Medik dan Keperawatan RSHS, istilah "super flu" sebenarnya tidak lazim dalam dunia kedokteran.

"Ini bukan istilah baku. Lebih merujuk ke influenza musiman biasa, yang muncul karena perubahan cuaca dan faktor sejenisnya," jelas Iwan pada Kamis (8/1).

Namun begitu, ia mengakui bahwa gejala yang dirasakan pasien-pasien ini memang terasa lebih berat. Penyebarannya juga terbilang cepat.

"Bisa jadi ini kombinasi dari beberapa jenis virus. Makanya dampaknya lebih kuat," lanjutnya.

Di sisi lain, RSHS memastikan kesiapannya. Fasilitas kesehatan utama di Bandung ini terbuka untuk siapa saja yang membutuhkan pertolongan, terutama jika gejalanya sudah mengkhawatirkan.

"Kalau gejalanya berat, silakan datang. Kami siap melayani," ujar Iwan.

Pesan terakhirnya sederhana tapi penting. Jika kondisi memburuk, segeralah cari pertolongan medis. Tapi ingat, jangan dibarengi dengan kepanikan.

"Tidak perlu panik. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan," tutupnya.

Jadi, kewaspadaan itu perlu. Tapi rasa takut berlebihan? Itu justru tidak membantu sama sekali.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar