PB Djarum kembali membuka pintu bagi pebulu tangkis muda berbakat dari seluruh Indonesia melalui Audisi Umum 2026, sebuah langkah strategis untuk menjaga rantai regenerasi dan prestasi bulu tangkis nasional di pentas internasional. Pencarian bakat baru ini akan digelar di tiga kota, yakni Pekanbaru, Makassar, dan Kudus, sebagai upaya menjaring potensi terbaik dari berbagai daerah.
Proses audisi diawali dengan sesi temu sapa di booth Djarum Foundation pada ajang Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6). Acara tersebut menghadirkan legenda bulu tangkis Indonesia sekaligus Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, serta pebulu tangkis elite dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo. Sigit menegaskan bahwa audisi ini bukan sekadar seleksi atlet muda, melainkan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem bulu tangkis Indonesia.
“Selain itu, audisi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem bulutangkis Indonesia agar terus berjalan dan melahirkan generasi-generasi baru yang mampu mengharumkan nama bangsa,” jelasnya.
Menurut Sigit, audisi terbuka menjadi metode aktif untuk mencari bakat dari berbagai daerah, sehingga anak-anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama dalam menunjukkan potensi terbaik mereka. Sementara itu, Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang memulai kariernya melalui jalur audisi yang sama, berbagi kisah inspiratif tentang perjuangannya. Ia mengaku pernah gagal pada percobaan pertamanya pada 2006, namun kegagalan itu justru menjadi cambuk untuk berlatih lebih keras dan mencoba kembali pada tahun berikutnya hingga akhirnya diterima.
“Setelah itu saya berlatih lebih keras lagi karena memang target saya adalah bisa masuk PB Djarum. Saya tidak mau menyerah begitu saja. Tahun berikutnya saya mencoba lagi dan akhirnya diterima. Dari situ saya belajar bahwa kegagalan bukan alasan untuk berhenti, justru harus menjadi motivasi untuk bangkit dan mencoba kembali,” kata Kevin.
Kevin menegaskan bahwa keberhasilannya meraih berbagai gelar dunia, termasuk hattrick kemenangan di Indonesia Open pada 2018, 2019, dan 2021, berawal dari proses seleksi dan pembinaan yang dijalani di PB Djarum. “Yang terpenting adalah terus berlatih, memperbaiki kekurangan, dan tetap percaya dengan kemampuan diri sendiri. Saya pernah mengalami gagal lebih dulu sebelum akhirnya bisa bergabung dengan PB Djarum,” bebernya.
Audisi Umum tahun ini menyasar kelompok usia U-11, KU 11, dan KU 12, baik putra maupun putri. Seleksi awal menggunakan sistem gugur dengan pertandingan satu game hingga 21 poin tanpa deuce dan perpindahan lapangan pada poin ke-11. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap turnamen dengan sistem gugur pula.
Super Tiket akan diberikan kepada juara putra dan putri di Pekanbaru dan Makassar, serta kepada semifinalis sektor putra dan finalis sektor putri di Kudus. Para penerima Super Tiket akan menjalani tahap karantina selama empat minggu, mulai 14 September hingga 9 Oktober 2026, yang mencakup dua fase eliminasi pada 28 September dan 10 Oktober 2026. Pengumuman hasil akhir Audisi Umum PB Djarum 2026 akan dilakukan pada 10 Oktober 2026. Peserta yang lolos akan menerima Djarum Beasiswa Bulutangkis dan resmi bergabung dengan PB Djarum.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi PB Djarum dan telah dibuka sejak 6 April hingga 1 September 2026 pukul 23.59 WIB. Peserta yang lolos tahap administrasi wajib melakukan daftar ulang pada 8 September 2026 pukul 09.00–15.00 WIB sebelum mengikuti seleksi di Kudus.
“Saya yakin akan selalu ada Kevin-Kevin baru, atlet-atlet hebat baru yang lahir dari Indonesia. Tugas kami adalah menemukan mereka lebih awal dan memberikan pembinaan yang tepat agar potensi tersebut bisa berkembang maksimal,” pungkas Sigit optimistis.
Artikel Terkait
Mathew Baker Ukir Sejarah sebagai Pemain Termuda Timnas Indonesia Usai Debut di Kemenangan atas Oman
Empat Wakil Indonesia Rebut Tiket Final Indonesia Open 2026 di Istora Senayan
Pelatih Oman Akui Keunggulan Timnas Indonesia Usai Dibantai 3-0 di SUGBK
Shin Tae-yong Kandidat Terkuat Pelatih Persija Musim Depan