Namun begitu, tidak semua komoditas bernasib sama. Ada beberapa yang justru harganya merangkak naik, menciptakan dinamika sendiri di pasar.
Bawang merah, contohnya, naik cukup tajam 11,71 persen menjadi Rp50.100 per kg. Bawang putih ukuran sedang juga ikut naik 8,09 persen ke harga Rp43.400 per kg.
Kelompok beras tertentu justru menunjukkan tren sebaliknya. Beras kualitas bawah I naik 5,86 persen jadi Rp15.350 per kg. Kenaikan serupa terlihat pada beras kualitas bawah II, medium I, medium II, dan super I dengan persentase yang bervariasi.
Untuk minyak goreng, situasinya terbelah. Minyak goreng curah naik 3,82 persen menjadi Rp20.400 per liter. Minyak kemasan bermerek I juga naik tipis 1,31 persen, dijual Rp23.200 per liter. Jadi, meski ada penurunan di beberapa sisi, kenaikan di sisi lain tetap perlu diwaspadai agar inflasi terkendali.
Artikel Terkait
Varian Covid-19 Cicada BA.3.2 Meluas di AS, WHO Pantau Peningkatan Penularan
Presiden Prabowo Disambut Hangat Kaisar Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang
Mudik Lebaran 2026: Penumpang Angkutan Umum Naik 10,87%, Capai 23,54 Juta Orang
Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Siapkan Aturan Turunan untuk Batasi Akses Digital Anak