Jakarta - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya pada pelatih baru, John Herdman. Menurut pemain Borussia Monchengladbach itu, sejak pertama kali ditunjuk, Herdman langsung menunjukkan ritme kerja yang luar biasa cepat. Efektif, pokoknya.
Pujian itu dilontarkan Diks usai latihan di Jakarta, Minggu (29/3/2026), tepat sebelum final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria. Ia merasa skuat Garuda sudah menyerap filosofi pelatih asal Inggris itu dengan baik. Proses adaptasinya pun berjalan mulus, jauh dari kata kaku.
"Saya pikir kami telah beradaptasi dengan sangat cepat," ujar Diks.
"Arahannya jelas. Apa yang dia minta dari kami, sangat transparan. Persiapan ini juga nggak cuma dimulai seminggu terakhir. Semuanya sudah dirancang sejak dia resmi menjabat."
Nah, yang menarik perhatian Diks adalah pendekatan personal Herdman. Sebelum pemusatan latihan, pelatih itu aktif menghubungi langsung para pemain yang dia pantau. Bukan cuma satu dua orang, tapi puluhan. Tujuannya sederhana: memastikan visi mereka sejalan dan semua pihak siap sebelum berkumpul.
"Dia telepon banyak pemain, mungkin lebih dari 40 orang," sambungnya.
"Itu menunjukkan kelasnya sebagai pelatih. Cara dia mempersiapkan kami untuk periode ke depan sangat detail dan personal."
Di sisi lain, Diks juga menyimpan keyakinan besar untuk laga nanti. Pemain berusia 29 tahun itu menegaskan, mengalahkan Timnas di kandang sendiri bukan hal gampang. Tantangan dari Bulgaria justru dilihatnya sebagai momentum untuk membuktikan ketangguhan tim.
"Saya rasa bakal sulit buat siapa pun untuk menundukkan kami di sini. Sekarang saatnya buktikan," tegas Diks penuh semangat.
"Ini pertandingan besar. Tantangan yang berat juga. Tapi saya yakin, seluruh tim sudah benar-benar siap menghadapinya."
Artikel Terkait
Palestina di Ambang Genosida: 72.619 Tewas, Bukti Niat Pemusnahan Terungkap dari Pernyataan Pejabat Israel
Perbankan Siap Serap Obligasi Daerah, Nilai Risiko Likuiditas Terjaga
Partai Rakyat Kecoak Viral di India, Ribuan Anak Muda Daftar sebagai Bentuk Protes Satir
Harga Emas Berpotensi Rebound, Analis Soroti Sinyal Teknikal Double Bottom dan Bullish Divergence