Gelaran Eredivisie lagi-lagi diwarnai kontroversi. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada dua pemain Timnas Indonesia: Dean James dan Nathan Tjoe-A-On. Status mereka dipertanyakan, hingga muncul tuntutan untuk mengulang beberapa pertandingan. Tapi, manajemen liga tampaknya punya pendirian lain.
Semuanya berawal dari laporan NAC Breda. Mereka baru saja dibantai 0-6 oleh Go Ahead Eagles, dan merasa ada yang tak beres. Klub itu menduga Dean James, yang tampil dalam laga tersebut, sebenarnya tak memenuhi syarat sebagai pemain lokal. Pasalnya, James disebut-sebut tak punya paspor Belanda dan kini berstatus WNI. Waduh, kalau benar begitu, tentu saja pendaftarannya bermasalah. Alhasil, NAC Breda ngotot minta pertandingan diulang.
Langkah NAC rupanya menular. TOP Oss pun ikut-ikutan protes. Mereka kalah 1-3 dari Willem II, dan mempersoalkan keabsahan Nathan Tjoe-A-On yang turun di pertandingan itu. Dua klub ini sepertinya kompak ingin mencari keadilan lewat meja hijau.
Namun begitu, pihak Eredivisie nampaknya tak bergeming. Jan de Jong, sang Direktur, dengan gamblang menyebut persoalan ini "sangat rumit".
Artikel Terkait
Pemprov DKI Siap Ikuti Arahan Pusat Terkait WFH/WFA
Justin Hubner Tangkap Ambisi Besar Pelatih Baru John Herdman untuk Timnas Indonesia
SoftBank Amankan Pinjaman USD 40 Miliar untuk Perkuat Investasi di OpenAI
Herdman Buka Ruang untuk Pemain Muda Timnas Indonesia, Targetkan Persiapan AFF 2026