Jakarta - Pemerintah Indonesia memutuskan untuk belum membatasi subsidi BBM. Keputusan ini keluar setelah rapat koordinasi sejumlah menteri di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (27/3/2026).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang memberikan konfirmasi langsung, menegaskan bahwa opsi untuk membatasi kuota subsidi bahan bakar saat ini belum diambil. Harganya pun, untuk sementara, akan dipertahankan. Tak ada rencana kenaikan dalam waktu dekat.
“Sampai dengan sekarang kita belum ada opsi untuk membatasi subsidi,”
ujar Bahlil kepada awak media.
Dia juga menyebut stok BBM nasional dalam kondisi aman, cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Jadi, untuk masyarakat, tak perlu khawatir soal ketersediaan.
Langkah ini cukup kontras dengan yang dilakukan Malaysia. Negara tetangga kita itu justru mulai memangkas kuota subsidi BBM untuk warganya, efektif 1 April 2026 mendatang. Lonjakan beban subsidi mereka disebut-sebut mencapai 4 miliar ringgit per bulan angka yang tidak kecil. Perdana Menteri Anwar Ibrahim pun telah mengumumkan penyesuaian untuk BBM jenis RON 95.
Artikel Terkait
Bendera Iran Berkibar di Tengah Badai: Simbol, Makna, dan Pertarungan Identitas
Pemerintah Godok Aturan WFH Satu Hari Seminggu untuk Efisiensi Energi
Russell: Kecepatan McLaren di Suzuka Mengejutkan
Timnas Indonesia Tuntaskan FIFA Series dengan Kemenangan 4-0 atas St. Kitts and Nevis