KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat Jalani Misi Kemanusiaan: Operasi Darurat hingga Bantu Logistik di Sibolga

- Senin, 08 Desember 2025 | 14:48 WIB
KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat Jalani Misi Kemanusiaan: Operasi Darurat hingga Bantu Logistik di Sibolga

Sandar di Dermaga Pelindo Sibolga, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (KRI RJW-992) benar-benar menjalankan fungsi utamanya: menjadi rumah sakit terapung. Kapal yang masuk dalam Satgas Bantuan Kesehatan Bencana Alam Sumatera ini baru saja menangani sebuah operasi bedah darurat. Pasiennya adalah seorang warga yang jadi korban bencana alam.

Adalah Libertus Alexander, 25 tahun, yang mendapat tindakan medis mendesak itu. Tim dokter TNI AL di kapal menangani radang selaput perutnya, yang dipicu oleh kebocoran lambung. Situasinya cukup kritis dan butuh penanganan segera.

“Berkat kesigapan tim bedah di atas kapal, tindakan penyelamatan berhasil dilakukan. Kondisi pasien saat ini dilaporkan stabil dan sedang menjalani rawat inap lanjutan di fasilitas kesehatan KRI RJW-992,”

Demikian penjelasan Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Senin (8/12).

Di sisi lain, pelayanan kesehatan di kapal itu tak cuma untuk kasus darurat. Hari itu juga, puluhan warga membanjiri kapal untuk periksa kesehatan umum dan gigi. Ada sepuluh pasien dengan beragam keluhan, mulai dari demam biasa, ISPA, sampai gangguan pencernaan. Beberapa kasus penyakit kronis seperti hipertensi juga ditangani.

Layanan gigi pun tak kalah ramai. Enam pasien mendapat perawatan, mulai dari cabut gigi, tambal, scaling, hingga penanganan untuk impaksi dan abses. Rupanya, kebutuhan akan layanan kesehatan dasar semacam ini sangat besar pasca bencana.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat, memastikan pelayanan kesehatan primer dan spesialis dapat dijangkau oleh korban bencana,”

tambah Dispenal menegaskan.

Namun peran kapal rumah sakit ini tak berhenti di situ. Dukungan logistik juga diberikan. Pada hari yang sama, KRI RJW-992 mengisi ulang enam tabung oksigen berukuran besar. Pasokan vital ini langsung disalurkan untuk mendukung operasional Rumah Sakit Metta Medika Sibolga di darat.

Memang, selain didesain khusus sebagai kapal bantu rumah sakit, KRI RJW-992 punya misi kemanusiaan lain. Seperti mendistribusikan bantuan logistik langsung ke wilayah-wilayah yang terdampak paling parah.

Semua aksi ini bukan tanpa perintah. Kegiatan tanggap bencana tersebut sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Intinya, prajurit TNI AL harus selalu hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terlebih saat keadaan darurat dan bencana melanda.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar