Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menunaikan salat Idul Adha di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, dan dalam momen hari raya tersebut ia menyempatkan diri untuk memanjatkan doa bagi umat Muslim di Gaza, Palestina, yang masih dilanda konflik.
Jusuf Kalla menilai kondisi di Gaza pada Idul Adha tahun ini relatif lebih tenang dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meskipun demikian, ia tetap berharap agar kesepakatan damai yang menyeluruh dapat segera terwujud.
“Ya, kalau di Gaza kan agak lumayan dibanding dengan tahun lalu. Tahun lalu penuh dengan serangan, sekarang ada gencatan senjata,” ujarnya usai melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2026).
Di sisi lain, ia menekankan pentingnya peran komunitas internasional dalam menangani dampak kemanusiaan di Palestina. Jusuf Kalla mendorong agar momen Idul Adha ini menjadi pemantik bagi negara-negara di dunia untuk bersatu memulihkan wilayah Gaza.
“Mudah-mudahan mereka sepakat, mudah-mudahan kemudian dunia ini bersatu untuk merehabilitasi semua itu (Gaza). Ya, itu masalahnya,” tuturnya.
Sementara itu, terkait makna Idul Adha, Jusuf Kalla mengajak seluruh umat Islam untuk mengambil hikmah dari nilai pengorbanan dan ketakwaan yang terkandung di dalamnya. “Seperti tadi khotbah itu bahwa kita selalu mengingat pengorbanan itu dan juga tentu apa itu suatu persatuan, ibadah, dan juga kepercayaan kepada Allah,” ucapnya.
Ia juga mengaku melaksanakan kurban di beberapa lokasi. Tidak hanya di Jakarta, Jusuf Kalla turut mengirimkan hewan kurban ke kampung halamannya di Makassar hingga ke Sumatera Barat. “Saya (kurban) di beberapa tempat. Di Makassar, di Sumatera Barat, juga di sini (Al Azhar),” pungkasnya.
Artikel Terkait
Idul Adha di Istiqlal: Megawati, Katedral, hingga Hotel Borobudur Titipkan Hewan Kurban, Sapi Prabowo Terbesar
PSG Incar Gelar Back-to-Back Liga Champions, Arsenal Jadi Batu Ujian di Final Budapest
Bupati Bantul: Pembubaran Ibadah di GMS Sewon adalah Tindakan Persekusi
Ikatan Keluarga Minang Resmi Laporkan Abu Janda ke Bareskrim atas Ujaran ‘Suku Barbar’