John Herdman tak sungkan bicara terbuka. Bagi pelatih Timnas Indonesia itu, menyisipkan pemain muda dalam skuad bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. Ia punya tekad bulat untuk memberi mereka ruang, meski cuma di laga uji coba sekalipun. Semua demi perkembangan jangka panjang.
Memang, dalam skuad untuk FIFA Series 2026 ini, ada beberapa nama yang masih hijau. Dony Tri Pamungkas, Mauro Zijlstra, Ivar Jenner, dan Cahya Supriadi bakal memberi napas baru untuk Skuad Garuda. Kehadiran mereka diharapkan bisa memberi dinamika berbeda.
Herdman sendiri mengaku selalu berusaha menciptakan keseimbangan. "Saya percaya para pemain muda yang terpilih memang pantas untuk dipanggil," tegasnya, Sabtu (28/3/2026).
"Kalau Anda pemain bagus, umur bukanlah sebuah masalah."
Keputusan itu tentu bukan asal comot. Menurut Herdman, pemain-pemain muda itu dipilih setelah ia memantau langsung performa mereka di klub masing-masing. Setiap dari mereka punya keunikan dan potensi yang menurutnya luar biasa.
Ambil contoh Dony Tri Pamungkas. "Saya sudah melihat langsung performanya kurang lebih empat kali," ujar Herdman. "Dan saya selalu melihat hal baru, potensi baru dari dirinya dalam tiap pertandingan itu. Dia berpotensi untuk naik ke level selanjutnya."
Di sisi lain, pelatih berusia 50 tahun itu sadar betul perannya. "Sangat penting bagi pelatih kepala untuk membantunya melewati perjalanan ini," tambahnya. Logikanya sederhana: semakin banyak jam terbang di level internasional, semakin besar pula peluang mereka untuk berkembang.
Semua ini juga bukan tanpa tujuan jangka pendek. Herdman menuturkan, panggilan untuk pemain muda ini sekaligus merupakan persiapan matang untuk Piala AFF 2026 nanti. Dengan melibatkan mereka sekarang, ia bisa mengukur kemampuan mereka lebih detail.
Ada pertimbangan praktis juga, sih. "Skuad saat ini memang fokusnya pada para pemain yang bermain di Eropa," akunya. Ia sengaja membawa mereka sekarang karena memperkirakan pada Juli nanti, mereka mungkin tak bisa bergabung.
"Oleh karena itu, saya akan menggunakan pemain lokal pada periode tersebut," tandas Herdman. "Dan setelah itu, saya akan tahu siapa yang harus saya bawa ke Piala Asia."
Jadi, langkah ini seperti dua mata pisau. Selain mematangkan yang muda, juga memberi gambaran jelas buat pelatih untuk menyusun strategi ke depan. Sebuah investasi yang, jika dirawat, bisa berbuah manis.
Artikel Terkait
BMKG Pasang Alat Modifikasi Cuaca di Gedung Tinggi Jakarta Antisipasi Kemarau dan Polusi Udara
Sembilan WNI yang Ditahan Militer Israel Dibebaskan, Dalam Perjalanan Pulang ke Jakarta
DPR Dorong Percepatan Integrasi Data Haji Nasional demi Haji Paperless 2030
Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca Hadapi Super El Nino 2026