Persib Bandung Juara Super League 2025-2026 Usai Kalahkan Borneo FC Lewat Aturan Head to Head

- Minggu, 24 Mei 2026 | 00:30 WIB
Persib Bandung Juara Super League 2025-2026 Usai Kalahkan Borneo FC Lewat Aturan Head to Head

Persib Bandung resmi mengunci gelar juara Super League musim 2025-2026 untuk ketiga kalinya, meskipun harus berbagi jumlah poin yang sama dengan pesaing terdekatnya, Borneo FC. Kepastian ini diraih setelah laga pamungkas kompetisi yang berlangsung pada Sabtu (23/5/2026), di mana kedua tim mengoleksi 79 poin. Namun, Persib keluar sebagai kampiun berkat keunggulan dalam pertemuan langsung alias head to head.

Pada pertandingan terakhir, Borneo FC tampil perkasa dengan menghancurkan Malut United 7-1 di Stadion Segiri, Samarinda. Sementara itu, Persib hanya bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Hasil ini membuat pos keduanya identik di papan klasemen, tetapi trofi tetap jatuh ke tangan tim berjuluk Maung Bandung.

Secara statistik, pencapaian Borneo FC di atas kertas justru lebih mentereng. Tim asal Kalimantan Timur itu unggul dalam jumlah kemenangan dan produktivitas gol. Borneo FC mencatatkan 25 kemenangan, empat hasil imbang, dan lima kekalahan, dengan selisih gol mencapai 43 hasil dari 74 gol yang mereka cetak dan hanya kebobolan 31 gol.

Di sisi lain, Persib mengantongi 24 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tiga kekalahan. Tim besutan Bojan Hodak ini membukukan 59 gol serta kebobolan 22 gol, sehingga selisih gol mereka berada di angka 37. Dari sisi produktivitas, Borneo FC jelas lebih unggul, bahkan menjadi klub paling subur di Super League musim ini.

Namun, regulasi kompetisi tidak hanya berbicara soal jumlah gol. Faktor penentu yang mengangkat Persib sebagai juara adalah hasil head to head antara kedua tim. Dalam dua pertemuan musim ini, Persib unggul dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang. Pada putaran pertama, mereka menekuk Borneo FC 3-1 di kandang, lalu menahan imbang 1-1 di laga tandang.

Keunggulan ini membuat Persib tetap aman meskipun Borneo FC menang dengan skor berapa pun di laga terakhir. Aturan tersebut tertuang dalam Pasal 7 Sistem Kompetisi Regulasi Super League 2025-2026. Pada ayat 4 dijelaskan bahwa jika dua klub atau lebih memiliki jumlah poin yang sama, peringkat ditentukan melalui hasil pertemuan langsung, bukan selisih gol atau produktivitas.

Dengan demikian, Persib resmi mengangkat trofi juara di akhir musim, sementara Borneo FC harus puas finis sebagai runner-up meskipun statistik mereka lebih gemilang. Regulasi head to head kembali menjadi penentu dalam persaingan ketat papan atas kompetisi sepak bola nasional.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar