Justin Hubner Tangkap Ambisi Besar Pelatih Baru John Herdman untuk Timnas Indonesia

- Sabtu, 28 Maret 2026 | 04:00 WIB
Justin Hubner Tangkap Ambisi Besar Pelatih Baru John Herdman untuk Timnas Indonesia

Justin Hubner baru-baru ini mengungkapkan kalau dia sudah ngobrol berdua dengan John Herdman. Ya, pelatih baru Timnas Indonesia itu. Pemain Fortuna Sittard itu terlihat cukup yakin dengan kemampuan sang juru taktik.

John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala di awal tahun 2026. Dia mengambil alih posisi Patrick Kluivert, yang gagal membawa Garuda ke Piala Dunia. Tapi, kalau kita lihat track record-nya, Herdman ini bukan nama baru di dunia sepakbola internasional.

Rekam jejaknya cukup mentereng, terutama saat menangani Kanada. Yang menarik, dia berhasil meloloskan baik tim putra maupun putri negara tersebut ke Piala Dunia. Prestasi yang nggak main-main.

Bersama Timnas Kanada putra, dia benar-benar membuat sejarah. Herdman membawa mereka ke Piala Dunia 2022 di Qatar, setelah sebelumnya absen selama 36 tahun. Cukup untuk membuat siapa pun angkat topi.

Nah, kembali ke Hubner. Dari percakapan mereka, bek berusia 22 tahun itu menangkap ambisi besar dari pelatih asal Inggris tersebut.

“Saya berbicara dengan pelatih beberapa bulan lalu. Itu percakapan yang sangat baik. Dia ingin membawa kami ke level berikutnya dan membantu kami berkembang,” ujar Hubner.

Menurutnya, Herdman punya modal yang kuat untuk mewujudkan itu semua. Pengalaman di level internasionalnya sudah terbukti.

“Saya tahu dia melakukan pekerjaan yang sangat baik bersama Kanada. Saya pikir dia bisa membantu kami berkembang sebagai individu dan sebagai tim,” tandas Hubner.

Jadi, ada harapan baru yang terasa. Setelah masa-masa penuh ketidakpastian, kedatangan Herdman sepertinya memberi angin segar. Setidaknya, itu yang dirasakan oleh salah satu pilar penting di lini belakang Garuda ini.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar